Suara.com - Sebuah video penganiayaan terhadap hewan viral di sosial media. Aksi dalam video itu menunjukkan seorang pria berseragam aparat polisi membanting seekor kucing ke sebuah parit.
Video berdurasi 14 detik itu diunggah oleh akun Twitter @_abu_safa pada Rabu (4/11/2020).
Dalam video tersebut tampak seorang pria berpakaian hitam dan mengenakan masker menggenggam seekor kucing kecil berbulu putih.
Ia berjalan menuju tepian sebuah parit. Sementara seorang lainnya merekam aksinya.
"Apa rembo? Kucing?" tanya seseorang.
Pria itu kemudian membanting kucing yang ada di tangan kanannya ke arah parit di bawahnya.
Kucing itu terbanting ke air dengan suara dan cipratan yang cukup keras.
Ketika pria itu membalikkan badannya, ternyata pakaian yang dipakainya merupakan seragam yang bertuliskan polisi.
Kontan warganet yang melihat video itu ramai-ramai mengecam aksi pria tersebut.
Baca Juga: Berkat Foto Bareng Kucing, Pria Ini Malah Bertemu Jodoh di Facebook
"Mau nyari panggung enggak begini juga. Lu kira binatang enggak punya rasa sakit? Pengen ngeluarin kata kasar tapi udah males lihat orang g***** kayak begini," tulis akun @pecan_****.
"Belum tahu karma nyakitin kucing ini orang, gue dulu pernah enggak sengaja ngejatuhin anak kucing pas mau gue pindahin lokasinya di jalan naik motor. Beberapa hari helm gue ilang') Percaya enggak percaya, beneran ngeri sih," komentar @arteria***.
"Sumpah ini tega banget sih. Kucing kecil yang tidak berdaya menjadi sasaran dari ketol**anmu yang tiada tara itu wahai mas-mas yang tidak punya otak," imbuh @lili******.
Ada pula warganet yang mencolek akun Divisi Humas Polri agar kasus itu diselidiki.
Hingga berita ini disusun, Suara.com masih mencoba mengonfirmasi pihak yang bersangkutan terkait kejadian ini.
Berita Terkait
-
Berkat Foto Bareng Kucing, Pria Ini Malah Bertemu Jodoh di Facebook
-
Viral Kucing Pulang Bawa Utang usai Hilang 3 Hari, Publik Gemas
-
Diserang Macan Milik Tetangga, Kulit dan Kuping Pria Ini Hampir Copot
-
Benci Kucing, Keluarga Ini Sengaja Campur Makanan Kucing Dengan Racun Tikus
-
Berawal Jual Nasi Kucing, Adin Hysteria Menangkan Youfab Award di Jepang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!
-
22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah
-
Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang
-
BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel