Suara.com - Seorang gadis remaja terekam kamera tengah melakukan upaya bunuh diri dengan melompat dari Fly Over Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara.
Dalam video yang beredar, gadis yang disebut berusia 14 tahun itu sudah berdiri di tepian fly over sambil merentangkan tangannya.
Ia diduga ingin terjun ke jalanan di bawahnya yang ramai dilalui kendaraan bermotor.
Beruntung, warga yang melihat aksi itu segera menyelamatkan gadis tersebut.
Warga berlarian menarik badan si gadis itu sebelum terlambat.
Dari unggahan yang dibagikan akun Instagram @memomedsos, disebutkan bahwa gadis itu sempat berteriak "ingin mati".
Kekinian, pihak kepolisian telah mengantarkan gadis remaja itu ke kediaman orangtuanya.
Belum diketahui apa penyebab gadis tersebut melakukan upaya bunuh diri. Sementara itu, warganet pun membanjiri kolom komentar video yang viral tersebut.
"Please jangan di-bully, mungkin dia sakit hati atau depresi orang tua yang galak dan ringan tangan, aku juga dulu pernah begitu sampai berani makan b*ygon karena udah enggak tahan," curhat @cicijizann04.
Baca Juga: Detik-detik Warga Gagalkan Aksi Bunuh Diri Perempuan di Fly Over Medan
"Panjang umur, sehat selalu buat yang sudah nyelamatin bocahnya," tulis @rizkahardaniii
"Dia begitu antara takut mati dan depresi. Kalau benar-benar depresi sudah loncat dari tadi. Orang seperti sebenarnya hanya butuh perhatian yang kuat, setidaknya dukungan aja," komentar @syaddadihsan.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Menhub Budi Karya Luncurkan Bus BTS di Medan, Berikut Rutenya
-
Brimob Sumut Amankan Sejumlah Pemuda Diduga Geng Motor saat Gelar Patroli
-
Revitalisasi Terminal Amplas Medan Diproyeksikan Lebih Modern
-
Bobby Kritik Sektor UMKM Belum Berbasis Digitalisasi, Begini Jawaban Akhyar
-
Ditanya soal Kesejahteraan di Medan, Akhyar-Salman Singgung Omnibus Law
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas