Suara.com - Keberadaan Tuhan sampai saat ini masih terus diperdebatkan manusia. Ada yang menganggap Tuhan itu ada, namun ada pula yang menganggap Tuhan itu tidak ada.
Dalam pandangan filosofis, seseorang yang tidak percaya adanya Tuhan (menolak teisme) dikenal dengan sebutan kaum ateis.
Menurut berbagai sumber ateisme sendiri berasal dari Bahasa Yunani yang secara harafiah artinya merujuk pada siapa pun yang kepercayaannya bertentangan dengan agama.
Baru-baru ini, sebuah video yang memperdebatkan eksistensi Tuhan viral di media sosial dan mampu menggegerkan publik.
Dilansir dari hops.id -- jaringan Suara.com, Senin (09/11/2020), video tersebut dibuat oleh kreator TikTok @Jayadiliu.
Dalam konten video yang ia buat, Jayadi Liu menulis sebuah kalimat yang tertempel di videonya “Tuhan itu ga ada”.
Terlihat dalam videonya, Jayadi Liu membuat sebuah perdebatan yang seolah-olah dilakukan oleh orang yang berbeda.
“Lu tahu nggak Tuhan itu nggak ada?” tanya Jayadi.
“Lah kok bisa?” jawab dirinya sendiri saat memerankan karakter orang lain.
Baca Juga: Ngakak! Panggil Ibu-ibu Sekompleks, Pria Ini Jual Sayur Pakai Bahasa Korea
“Ok, lu pernah lihat Tuhan enggak? lu pernah nyentuh Tuhan enggak? Berarti Tuhan itu enggak ada dong,” ucap Jayadi lagi.
“Ok, lu tahu enggak otak lu itu enggak ada? Lu pernah enggak lihat otak lu? Lu pernah enggak nyentuh otak? Berarti otak lu enggak ada dong,” sergah karakter lainnya.
Mendengar pernyataan itu, Jayadi menjawab dan meminta agar membuka kepalanya. Sebab menurutnya, di dalam kepalanya tersimpan otak sehingga otak sudah pasti ada.
“Open my head there will be a brain (Bukalah kepalaku akan ada otak),” jelasnya.
Karakter lain yang masih diperankan oleh Jayadi itu pun membungkam pernyataan tersebut.
Ia meminta agar setiap orang membuka hatinya, karena sejatinya Tuhan itu ada namun sebagian orang masih menutup pintu hatinya.
Berita Terkait
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik
-
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
-
Viral Pengantin Pria Pakai Selendang Bentuk Bunga Menjuntai
-
Geger! Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Danau Sunter, Videonya Viral di Medsos
-
Kenjiro Tsuda Gugat TikTok soal Dugaan Penggunaan Suara AI Tanpa Izin
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist