Suara.com - Satpol PP DKI Jakarta tak mau mencopot spanduk dan baliho selamat datang untuk Habib Rizieq Shihab yang dipasang oleh pendukung di sejumlah tempat di Ibu Kota.
Kepala Satpol-PP DKI Jakarta Arifin beralasan setelah Rizieq tiba di tanah air, pasti spanduk tersebut akan dicabut oleh massa FPI.
"Kalau sudah selesai kan juga akan diturunkan dengan sendirinya ya," ujar Arifin saat dihubungi, Selasa (10/11/2020).
Kendati demikian, Arifin tak meminta petugasnya untuk mencopot spanduk tersebut.
Ia lebih memilih untuk meminta para pendukung Rizieq sendiri yang menurunkannya spanduk ucapan selamat datang.
"Ya nanti kita imbau untuk diturunkan oleh simpatisan ya (FPI)," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Arifin akan berkoordinasi dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) islam seperti FPI dan PA 212 yang notabene pendukung Rizieq untuk mencopot spanduk atau baliho itu.
"Kalau sudah selesai ya sudah. Ya nanti kita ingatkan supaya diturunkan," pungkasnya.
Diketahui, Habib Rizieq hari ini dikanbarkan akan tiba di tanah air. Sebelumnya ia tinggal sekitar 3,5 tahun di Arab Saudi.
Baca Juga: Akses Menuju Bandara Soetta Ditutup karena Habib Rizieq Pulang
Berita Terkait
-
Akses Menuju Bandara Soetta Ditutup karena Habib Rizieq Pulang
-
Keluhkan Blokade Polisi, Massa Penjemput Rizieq: Bikin Macet Bandara Soetta
-
Satpol PP Tak Mau Ambil Pusing soal Banyaknya Spanduk Habib Rizieq
-
Penjemput Habib Rizieq Sholat di Tol Bandara Soetta
-
Satpol PP Tak Mau Copot Spanduk Kepulangan Habib Rizieq
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik