Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut DKI Jakarta amburadul sejak dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam acara Dialog Kebangsaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Selasa (10/11/2020) dan sontak memancing kehebohan publik.
Sekretaris Komisi E DPRD Jakarta Fraksi PDIP Jhonny Simanjutak angkat bicara terkait pernyataan yang dikemukakan oleh Megawati tersebut.
Jhonny Simanjutak menegaskan, pernyataan Megawati bukan dalam rangka memecah belah warga atau membuat gaduh suasana.
Namun, pernyataan itu bisa dijadikan kritik bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk senantiasa memperbaiki kinerjanya. Sebab, Jhonnya meyakini pernyataan Megawati didasari fakta, tidak hanya sekadar omong kosong saja.
Dengan kata lain, pernyataan tersebut menjadi terapi kejut bagi Pemprov DKI Jakarta.
"Pernyataan Bu Mega bahwa Jakarta amburadul saya pikir tidak dalam spirit untuk memecah belah atau membuat gaduh. Ini hanya soal pilihan diksi," ujar Johhny dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi TV One, Rabu (11/11/2020).
"Pernyataan Ibu Ketum [Megawati] itu tetap juga berpegang kepada fakta di lapangan. Jadi pernyataan beliau bisa sebagai terapi pijat juga, terapi kejut juga bagi Pemprov DKI. Beliau juga tidak akan mau membuat pernyataan asal-asalan." sambung dia.
Saat ditanya pembawa acara mengenai indikator penilaian, Johhny Simajutkan menimpali dengan mengatakan ada sejumlah faktor yang dipertimbangkan.
Baca Juga: Beredar Surat Undangan Bahas Reuni Akbar 212, Begini Respon Pemprov DKI
"Dalam implementasi banjir, penataannya bagaimana, pelayanan publiknya seperti apa. Saya bukan meragukan hadiah atau penghargaan itu [Penghargaan yang diberikan pihak lain ke JKT]. Di RSUD ada gak satu gambar pelayanan publik yang baik? Papan pengumuman yang dapat diakses? ambulance apakah sudah bisa bersaing denan negara lain?" tegas Johnny.
Untuk diketahui, Megawati dalam acara Dialog Kebangsaan menyebut DKI Jakarta amburadul.
Awalnya, Megawati menceritakan masa lalu Jakarta yang hanya sebatas kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dia menuturkan seiring perkembangan zaman, Jakarta meluas mencakup daerah lain di sekitarnya.
"Jakarta itu (dulu) hanya Menteng. Ini lah makanya anak yang tinggal di Menteng, lho tinggal di mana? Gue kan anmen, hanya itu lah," kata Megawati.
Terkait perkembangan dari masa ke masa, Megawati menilai Jakarta era saat ini terkesan amburadul. Pasalnya Jakarta sekarang jauh dari Jakarta terdahulu yang direncanakan menjadi kota intelektual.
"Jadi kebayang enggak saya alamin baru setelah itu ada Kebayoran dan lain sebagainya. Tetapi persoalannya sekarang saya bilang Jakarta ini menjadi amburadul," kata Megawati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN
-
Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali
-
Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga