Suara.com - Sebanyak 15 pasien positif Covid-19 di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur,
dievakuasi ke Rumah Sakit Wisma Atlet, Jakarta Pusat untuk karantina, Rabu
(11/11/2020).
"Di Kecamatan Ciracas yang kita evakuasi sebanyak 15 orang, di antaranya
satu keluarga di mana ibunya sudah kita bawa ke Wisma Atlet dan saat ini kita
membawa suami dan bayi usia 4 bulan," kata Kepala Unit Angkutan Sekolah
Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Alli Murthado di Jakarta.
Proses evakuasi menggunakan bus sekolah setelah seluruh pasien
dikumpulkan di halaman Puskesmas Ciracas.
Proses evakuasi pasien melibatkan tim dari Dinas Kesehatan, Petugas
Puskesmas Ciracas dan awak bus jemputan sekolah.
Sebelum awak bus dilibatkan, kata Alli, petugas dari Dinkes DKI Jakarta
bersama Puskesmas Ciracas memastikan seluruh alat pelindung diri dipakai
dengan lengkap.
Seluruh celah hazmat atau jubah medis dipastikan tertutup rapat
menggunakan selotip.
Evakuasi pasien didasari atas laporan medis bahwa yang bersangkutan positif
Covid-19 berdasarkan hasil swab test.
"Kali ini kita melaksanakan kegiatan evakuasi pada lima Puskesmas di Provinsi
DKI Jakarta salah satunya di Ciracas," ujarnya.
Alli menambahkan evakuasi itu dilakukan menindaklanjuti arahan petugas
Dinkes bahwa pasien tersebut tidak memungkinkan melakukan isolasi mandiri
karena tempat tinggal yang sempit serta berada di permukiman padat
hunian.
Baca Juga: Sejoli Mesum di Kuburan TPU Kebun Nanas, Warga Geram
Sementara itu terhitung sejak April 2020 hingga hingga Rabu siang, Unit
Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah
mengevakuasi total 4.303 pasien Covid-19 menggunakan bus sekolah.
"Ada yang kita antar ke Wisma Atlet ada juga yang ke hotel. Sedangkan
armada yang kita siapkan untuk penanganan percepatan Covid-19 sebanyak
15 armada dengan 32 personel selama 24 jam evakuasi pagi hari, sore hari, dan
malam hari," katanya. Antara
Tag
Berita Terkait
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Peradi Otto Digugat Lagi, Gugatan PMH Resmi Masuk PN Jakarta Timur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar