Suara.com - Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal mendapat serangan dari pihak tertentu yang diduga ingin menjatuhkannya.
Sosok yang akrab disapa Gus Sahal ini diserang oleh salah satu akun Twitter bernama @OmBrewoks3 dengan cara mengunggah foto-foto Gus Sahal dengan seorang perempuan.
"Woy @sahaL_AS apakah ini istri-istri anda? Kalo ini istri-istri anda, mungkin bisa dimaklumi, karena poligami boleh-boleh saja dalam agama, tapi jika mereka bukan istri-istri anda, 1 kata dari saya buat anda. Dasar Kadal Fir'aun Nafsu KUDA hahaha," tulis akun @OmBrewoks3, Rabu (11/11/2020).
Dalam foto-foto itu, Gus Sahal terlihat mesra dengan seorang perempuan. Sontak, Gus Sahal marah dan menanggapi serangan @OmBrewoks3 tersebut.
"Kalo mau nyerang personal ke saya, mbok ya diteliti dulu. Ini kan fotoku dengan istriku. Tahun dan tempatnya aja berbeda," timpal Gus Sahal.
Tokoh NU ini pun menyarankan agar siapa saja yang ingin menjatuhkannya harus memakai otak.
Di kicauan lainnya, Gus Sahal menganggap fitnah yang dialamatkan kepadanya hanya sebuah sampah yang harus dibuang.
"Sekali-sekali dilayani ga apa-apa juga sih. Serangan-serangan mereka ke saya sampah sih, dan sampah harus dibuang pada tempatnya. Tapi memang jangan keseringan mikirin sampah, takutnya mereka geer," cuit Gus Sahal.
Sebelumnya, Sebelumnya, akun Twitter @EndjahH mendapat banyak perhatian dari warganet. Musabab, ia menyebut NU atau Nahdlatul Ulama tidak akan bisa mengumpulkan massa yang banyak seperti dala video yang dibagikannya.
Baca Juga: Daftar 10 Artis Indonesia Jadi 100 Wanita Tercantik di Dunia 2020
"Ormas Islam yang ngaku punya Anggauta Ratusan Juta seperti @nahdhatululama pun TIDAK AKAN MAMPU MENGUMPULKAN UMAT SEBANYAK INI. @savicali @sahaL_AS @saidaqil," tulisnya membanggakan video massa yang melakukan long march.
Cuitan tersebut langsung direspon oleh Akhmad Sahal sebagai seorang warga NU.
"Jamaah NU yang jutaan itu bukan pengangguran, tapi orang-orang yang punya kesibukan. Mereka sibuk kerja, sibuk mengaji di pesantren-pesantren. Tak ada waktu untuk bergerombol di jalanan," tulisnya.
Dari kicauan itulah Gus Sahal mendapat serangan hingga membuat namanya trending di Twitter.
Berita Terkait
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Bosan Parfum Cepat Hilang? Ini 5 Rekomendasinya yang Tahan 24 Jam
-
Mirah Singa Betina dari Marunda: Perjuangan dan Welas Asih Pendekar Wanita
-
5 Sepatu Lari Wanita Diadora yang Nyaman Dipakai, Harga Promo Mulai Rp349 Ribuan
-
7 Sepatu Jalan Wanita Termurah di Planet Sports, Astec hingga Skechers Diskon Sampai 50 Persen
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil