Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan, sejumlah wilayah di DKI Jakarta akan diguyur hujan disertai petir dan angin kencang mulai siang nanti Jumat (13/11/2020).
"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang menjelang sore," kata peringatan dini dari BMKG di laman bmkg.go.id.
Berdasarkan data yang diterbitkan BMKG pada Jumat pukul 03.22 WIB, menyebutkan cuaca DKI Jakarta pada pagi hari berawan hampir di seluruh kota administrasi, hanya wilayah Kepulauan Seribu yang cerah berawan.
Memasuki siang hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Barat, sedangkan Jakarta Pusat cerah berawan.
Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang paginya berawan berubah menjadi hujan sedang.
Sedangkan wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, diperkirakan cerah berawan.
Pada malam harinya, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masih diperkirakan turun hujan ringan. Jakarta Barat dan Jakarta Pusat dalam kondisi berawan.
Wilayah Jakarta Utara masih bertahan cerah berawan, sedangkan Kepulauan Seribu cuacanya berubah cerah.
Hingga dini hari, cuaca di enam kota administrasi di Jakarta seluruhnya merata dalam kondisi cerah berawan.
Baca Juga: Cegah Penyakit di Musim Hujan, Konsumsi 5 Makanan Sehat Berikut Ini Ya!
Secara keseluruhan, pada hari Jumat ini, rentang suhu udara Jakarta berkisar 25-33 derajat Celsius, dengan rincian, Jakarta Barat (25-33 derajat), Jakarta Pusat (26-32 derajat), Jakarta Selatan (25-33 derajat), Jakarta Timur (25-33 derajat), Jakarta Utara (26-32 derajat) dan Kepulauan Seribu (27-31 derajat).
Adapun kelembapan udara akan berkisar sekitar 70 hingga 95 persen dengan rincian dari Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, kelebapan merata 75-95 persen, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara sama-sama berkisar 80-95, hanya di Kepulauan Seribu yang kelembapan mencapai 85-95 persen. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran
-
Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026
-
Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?