Suara.com - Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai di Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara (Sulteng) dinilai memiliki fauna endemik yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong disampaikannya saat berada di Konawe pada Jumat (13/11/2020).
"TNRAW memiliki fauna endemik yang tidak dimiliki kawasan lain seperti anoa, maleo, rusa timor, monyet sulawesi hingga kura-kura," katanya seperti dilansir Antara.
Bahkan dia mengemukakan, fauna endemik tersebut pernah menjadi bahan peneliti dari Amerika. Selain itu, kawasan Taman Nasional RAW juga dinilai memiliki keunikan karena memiliki empat ekosistem berbeda, yakni rawa, mangrove, savana dan hutan tropis.
Menurut Alue, kawasan Taman Nasional RAW merupakan salah satu yang paling unik di Indonesia, sehingga dengan keunikan tersebut bisa menjadi ikon wisata baru bagi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ia berharap keunikan yang ada itu dapat menjadi ciri khas destinasi unggulan bagi Kabupaten Konawe Selatan dan ikon baru bagi Sultra sehingga dukungan dan sinergi antara Balai TNRAW dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk mewujudkan keinginan tersebut.
"Terimakasih juga kepada Pemda Konsel yang sudah memberikan dukungannya untuk pembangunan beberapa fasilitas," ujarnya.
Wamen LHK bersama rombongan mengunjungi beberapa titik di Taman Nasional RAW, yakni Pusat Konservasi Rusa dan Mangrove Site. Mereka juga melakukan penanaman pohon di Pusat Konservasi Rusa. (Antara)
Baca Juga: Masak Ayam di Sumber Air Panas, Lelaki Ini Dilarang Masuk Taman Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah