Suara.com - Kekuatan media sosial (medsos) untuk menyelesaikan masalah di Jawa Tengah (Jateng) sudah teruji. Seperti yang terjadi Jumat (13/11/2020), yang mana seorang netizen asal Boja, Kendal, berhasil membantu seorang tuna wisma yang diketahui menderita patah tulang hanya melalui medsos.
Dengan mention ke akun @ganjarpranowo, masalah yang dilaporkannya langsung ditangani hanya dalam hitungan jam.
Awalnya, netizen berakun @grilfrommars ini melaporkan adanya seorang tuna wisma yang mengalami patah tulang di sekitar kantor Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, lewat medsos.
"Pak @ganjarpranowo mohon dibantu Pak. Ini sangat urgent. Tangan beliau kemungkinan sudah patah berhari2, tapi mungkin ndamampu paham berbicara ke siapa. Atau kalau njenengan paham saya harus menghubungi kemana. Saya diberi info. Terima kasih," cuit akun tersebut.
Laporan yang dikirim pada pukul 18.10 WIB itu, langsung direspons Ganjar lima menit setelahnya. Pada pukul 18.15 WIB, Ganjar membalas laporan itu dan meminta dinas sosial untuk menindaklanjuti.
"Panjenengan mengenal beliau? Tetangga? Cc @dinsosjateng cb dicek," balas Ganjar.
Hanya berselang dua jam dari laporan itu, yakni pukul 21.10 WIB, Dinas Sosial Jateng membalas cuitan itu dengan mengirimkan foto bahwa tuna wisma yang mengalami patah tulang itu sudah ditangani. Dalam foto yang dikirimkan Dinsos Jateng itu, diperlihatkan petugas membawa tuna wisma itu masuk ke mobil ambulans dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan.
"Siap, sudah langsung di TL oleh TKSK setempat dan sudah dikoordinasikan dengan panti eks psikotik Boja Kendal," jawab Dinsos yang juga disampaikan melalui medsos.
Kecepatan penanganan laporan itu diapresiasi oleh masyarakat. Mereka yang mengikuti proses pelaporan hingga penanganan, tidak menyangka persoalan itu bisa diselesaikan dalam hitungan jam.
Baca Juga: Janji Kemudahan Perizinan, Ganjar Pranowo Ajak Investor Investasi di Jateng
"Fast response, salut ndoro @ganjarpranowo," cuit akun @HHeriex.
"Cakeeep pak @ganjarpranowo responnya," timpal netizen lain @kazlialexandria.
Bukan kali ini saja Ganjar melayani masyarakat yang mengadukan persoalannya melalui medsos. Sejumlah persoalan lain sering ia selesaikan, setelah mendapatkan laporan dari media itu.
Misalnya kisah Raka Ardana Gunawan (15), bocah Salatiga yang berhenti sekolah karena tak punya biaya. Setelah kisah Raka dilaporkan netizen ke medsos dan dimention ke Ganjar, Ganjar langsung menindaklanjuti. Saat ini, Raka bisa kembali bersekolah.
Selain Raka, banyak kisah lain yang diselesaikan Ganjar melalui perantara medsos. Bahkan tak hanya warga Jateng, sejumlah warga dari daerah lain juga kerap dibantunya setelah melaporkan kondisi pada Ganjar lewat medsos.
Ganjar sendiri, dalam beberapa kesempatan mengatakan, medsos memang dijadikan sebagai salah satu alat untuk melayani warganya. Sejak memimpin Jateng, Ganjar telah membuka medsosnya untuk melayani aduan dari masyarakat.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Pemobil Todongkan Pistol ke Pemotor, Endingnya Nyesek
-
Lelah dengan Medsos? Lakukan Cara Ini
-
Niat Ngumpet di Balik Mobil Hindari Razia, Ojol Ini Malah Ketangkap Basah
-
Aksi Bocah Bawa Motor Bikin Wanita Tertawa Lepas, Cara Naiknya Unik
-
Viral Aksi Pemotor Tiru Insiden Valentino Rossi-Marc Marquez, Cukup Bahaya!
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Tensi Panas Iran-AS: Prabowo Gerilya Hubungi Para Pemimpin Negara Teluk
-
Skenario Evakuasi 15 WNI di Iran: Rute Jalur Darat 10 Jam ke Azerbaijan
-
BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan JKN Sudah Sesuai Prinsip Syariah
-
Iran Hancurkan Stasiun CIA di Arab Saudi
-
Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
Prabowo Jadi Mediator? RI Mulai Jalin Komunikasi Rahasia dengan Iran dan Amerika Serikat
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi AS, Indonesia Tetap Tawarkan Diri Jadi Mediator
-
Junaedi Saibih Divonis Bebas dalam Kasus Suap Vonis Korupsi Ekspor CPO
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya