Suara.com - Satu sepatu Marie Antoinette, mantan ratu terakhir Prancis sebelum terjadinya revolusi terjual dengan harga Rp 732 juta dalam sebuah lelang.
Menyadur France24, Senin (16/11/2020) sepatu yang terbuat dari sutra dan kulit kambing ratu terakhir Prancis sebelum Revolusi Prancis dilelang pada hari Minggu dengan harga mulai 10.000 euro (Rp 141 juta).
Proses lelang berlangsung di Istana Versailles, tempat sang ratu dan Raja Louis XVI mengadakan pengadilan sebelum mereka dipenggal pada tahun 1793.
Jean-Pierre Osenat, perwakilan dari rumah lelang mengatakan sang ratu diperkirakan telah memakainya selama kehidupan sehari-harinya di istana.
Sepatu sutera dengan ukuran 22,5 cm atau 36 untuk Eropa tersebut juga berhiaskan pita dan ukiran nama ratu di bagian tumitnya.
Selama Revolusi Prancis, sepatu itu menjadi milik Marie-Emilie Leschevin, teman dekat kepala pelayan ratu, dan yang suaminya kemudian dibunuh oleh guillotine.
Keluarga Marie-Emilie Leschevin menyimpannya selama beberapa generasi sebelum dilelang 227 tahun setelah kematiannya.
"Lelang ini dilakukan pada saat orang Prancis menghadapi ketidakpastian yang nyata tentang nilai-nilai mereka, dan banyak dari mereka yang berpegang teguh pada sejarah Prancis," kata Osenat.
"Marie Antoinette adalah seseorang yang membangkitkan minat seluruh dunia." tambahnya.
Baca Juga: Portugal vs Prancis: Les Bleus Penakluk Sihir Ronaldo
Marie Antoinette datang ke istana Versailles pada saat sang ratu berusia 15 tahun dan sejak saat itu ia mulai menikmati hidup mewah.
Ratu Marie dan suaminya tercatat dalam sejarah sebagai simbol ekses monarki Prancis. Pasangan tersebut dieksekusi pada tahun 1973.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi