Selain itu, ada juga yang menyebut serangga itu dengan nama katimumul. Orang Jawa Tengah menyebut hewan ini dengan nama othé-othé tapi di Jawa Timur disebut dengan lonthé. Masyarakat Jawa zaman dulu biasa memakan lonthé. Namun terlebih dahulu serangga itu dibakar sebelum dimakan.
Lonthé sejenis kumbang dan berwarna coklat. Serangga ini biasanya muncul di waktu senja dan termasuk hewan nocturnal. Dia juga bisa mengeluarkan bau harum dan sukanya mengerubungi cahaya atau api.
Sebutan lonthé kemudian digunakan untuk merujuk ke orang yang tingkah lakunya mirip serangga tersebut. Suka keluar malam, pakai parfum wangi, dan suka mengerubungi gemerlap cahaya (tempat dugem). Mungkin karena inilah, kata lonthé lantas ditujukan kepada pekerja seks.
Perumpamaan itu sama seperti perkembangan kata sontoloyo (penggembala bebek), bajingan (kusir gerobak), germo (pemburu harimau) dan ciblek (nama burung kecil) yang kekinian sering dipakai sebagai umpatan dan istilah yang berkonotasi negatif.
Demikian penjelasan sejarah kata lonte yang perlu kalian ketahui.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta