Suara.com - Seorang gadis di Filipina terkejut ketika 42 kurir pengantar makanan tiba-tiba datang secara bersamaan, diduga karena gangguan saat pemesanan.
Menyadur World Of Buzz, Minggu (29/11/2020) gadis berusia 7 tahun di Kota Cebu, Filipina tersebut mendapat kejutan ketika 42 kurir FoodPanda mengirim sekotak fillet ayam ke rumahnya.
Jalanan sempit di Barangay Mabolo penuh dengan kurir pengantar FoodPanda karena kesalahan pada aplikasi yang menyebabkan gadis itu memesan 42 pesanan terpisah untuk makanan yang sama.
Pada saat kejadian pukul 11.00 waktu setempat, gadis tersebut hanya bersama sang nenek dan diberi uang sedikit oleh kedua orang tuanya.
Orang tua gadis tersebut sedang bekerja dan mereka meninggalkan smartphone sehingga dia dapat memesan makanan secara online untuk dirinya dan nenek.
Dann Kayne Suarez, tetangga gadis itu mengungkapkan bahwa gadis itu tahu cara menggunakan aplikasi dan pernah melakukannya.
Namun, karena koneksi internet yang lambat, dia mengetuk menu pesanan berulang kali saat aplikasi mengalami gangguan. Akibatnya gadis tersebut membuat 42 pesanan secara terpisah.
Semua pengendara tiba hampir pada waktu yang sama di jalan yang sempit tersebut dan langsung menghebohkan warga sekitar.
Dann yang mengetahui kejadian tersebut kemudian merekam dan membagikan sejumlah foto di media sosial Facebook-nya.
Baca Juga: Filipina Diguncang Gempa Berkekuatan Besar, Belum Ada Laporan Korban
Setiap kotak fillet ayam berisi nasi dan kentang goreng dengan harga masing-masing sekitar Rp 55.000. Karena kesalahan tersebut, gadis itu harus membayar sekitar Rp 2,3 juta.
Gadis itu ketakutan dan menangis ketika puluhan kurir tersebut 'menyerbu' rumahnya. Pasalnya, orang tuanya hanya memberikan uang untuk membeli sekotak fillet ayam.
Untungnya, para tetangga sekitar datang menolong dengan membeli fillet ayam untuk mereka sendiri dan membayar langsung ke kurirnya, termasuk Dann.
Dilaporkan tidak semua ayam fillet tersebut dibeli oleh para tetangga dan beberapa kurir FoodPanda kembali ke restoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?