Suara.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengungkapkan empat tempat yang menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Indonesia, salah satunya di Petamburan, Jakarta Pusat.
Hal itu diungkapkan Terawan dalam siaran persnya pada Senin (30/11/2002 yang menyebut klaster Petamburan bersumber dari rangkaian tracing Lurah Petamburan Setiyanto yang terkonfirmasi positif corona pada Selasa (17/11/2020) lalu.
"Berikut adalah klaster baru penyebaran Covid-19 per 29 November 2020: Perjalanan Dinas dari Surabaya di Bangka Barat, Lurah Petamburan Jakarta Pusat, Guru-guru di Kota Gorontalo, Guru-guru di Bone Bolango," tulis Terawan dalam siaran pers Kemenkes, Senin (30/11/2020).
Dengan begitu, total klaster penyebaran berdasarkan data terbaru yang dihimpun oleh Kementerian Kesehatan kini ada 1.655 klaster.
Oleh sebab itu, Terawan meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan 3T (Tracing,Testing, dan Treatment), Sebagai antisipasi lonjakan kasus Covid-19.
"Pemerintah wajib melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Sedangkan masyarakat wajib melakukan 3M (memakai masker, menjaga jarak aman dan mencuci tangan pakai sabun)," ucap Terawan.
Masyarakat juga terus diminta melaksanakan 3M dengan tertib. Pembagian peran ini wajib dilaksanakan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.
Berita Terkait
-
Mobil Ambulans RS UMMI ke Petamburan, Ternyata Jemput Tetangga Rizieq
-
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Korea Selatan Tambah Pembelian Vaksin?
-
Jangan Gampang Percaya, Ini Mitos Covid-19 yang Paling Sering Beredar
-
Gampang Menular Bikin Virus Corona Jadi Pandemi Global
-
Petamburan Dijaga Ketat Laskar Jelang Habib Rizieq Digarap Polisi Besok
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini
-
Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM