Suara.com - Video yang memperlihatkan sebuah kejadian suka dan duka secara bersamaan viral di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan sejumlah orang sedang menggali kubur sambil menonton pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam).
Berdurasi kurang lebih satu menit, video itu diunggah oleh akun Instagram @undercover.id, Senin (30/11/2020).
"SUKA & DUKA Sekaligus. Beredar di Sosial Media Video yang memperlihatkan pertandingan sepakbola dipenuhi penonton, namun tepat disebelahnya sedang menggali kubur," tulis akun tersebut dikutip Suara.com.
Dalam video itu, tampak sejumlah orang sedang sibuk menggali sebuah lubang kubur. Letak pemakaman itu sendiri persis berada di belakang gawang lapangan yang digunakan untuk tarkam.
Terlihat pula supporter dari kedua kesebelasan menjejali pinggir lapangan tidak peduli dengan adanya kabar duka di belakangnya.
Sesekali, penggali kubur juga ikut memantau berjalannya pertandingan sepak bola yang ada di lapangan itu.
Tidak hanya memantau, beberapa penggali kubur juga ikut bersorak ketika menyaksikan terjadinya peluang di pertandingan tersebut.
Hingga artikel ini diturunkan, video tersebut telah dilihat hingga 89 ribu kali tayangan dan panen ribuan komentar dari warganet.
"Di desa prindaphan itu hal biasa, berkabung tak boleh sedih karena mati adalah jalan utama bertemu dengan sang Pencipta," ucap akun @sigit*** bercerita.
Baca Juga: Baim Wong Panen Kritik Gegara Unggah Video Monyet, Publik: Tega Banget Sih!
"Ini yang dinamakan bahagia secukupnya ya gini ini. Mau selebrasi takut langsung dikuburin ya kan, ntar dikira berbahagia di atas penderitaan orang lain," kata akun @mas*** lengkap dengan emoji tertawa.
"Mungkin itu lagi nyiapin buat pemakaman dan sepakbola tetap lanjut," imbuh warganet lainnya.
Meski begitu belum diketahui secara pasti lokasi momen unik tersebut terjadi.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!
-
Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma
-
Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia
-
Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok