Suara.com - Seorang wanita asal Rusia, Svetlana Sorochinskaya meninggal hanya beberapa beberapa jam setelah melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Kirey.
Menyadur Mirror Selasa (01/12) Svetlana melahirkan ketika berada dalam perawatan intensif dan memakai ventilator karena terjangkit virus corona.
Wanita yang melahirkan enam minggu lebih awal ini dikonfirmasi tertular virus corona. Ia kemudian dirujuk ke rumah sakit khusus penyakit menular dan mendapat perawatan selama tiga hari dengan ventilator.
Beberapa jam setelah melahirkan, Svetlana dinyatakan meninggal.
Mirisnya, wanita asal Saint Petersburg ini juga kehilangan ayah dan ibunya dalam waktu yang berdekatan. Svetlana diperkirakan tertular virus corona ketika menjenguk ayahnya yang menjalani operasi jantung di rumah sakit.
Sayang, ayahnya yang bernama Kirey Pinchin meninggal setelah 8 hari keluar dari rumah sakit pada 5 November. "Kamu tidak punya cukup waktu untuk melihat cucumu," tulis Svetlana di media sosial ketika ayahnya meninggal.
Sedangkan ibunya, Vera juga meninggal dalam waktu yang berdekatan karena sakit parah. Ibunya dibawa ke rumah sakit pada 2 November namun rumah sakit telah kehabisan ranjang.
Sepupu Svetlana mengatakan bibinya dibaringkan di lantai koridor rumah sakit dan ia meninggal 10 hari setelahnya.
Kini keluarga Svetlana memperebutkan hak asuh Kirey karena ayah biologis sang bayi belum terkonfirmasi secara klinis. Seorang pria yang diidentifikasi sebagai M mengklaim dirinya sebagai ayah anak laki-laki tersebut dan akan menjalani tes DNA.
Baca Juga: Kapan Bisa Berhubungan Seks Lagi Usai Melahirkan? Ini Jawabannya
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah