Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengisolasi diri setelah dinyatakan positif terjangkit COVID-19. Saat isolasi mandiri, dia menempati salah satu rumah tua yang usianya ratusan tahun.
Melansir Hops.id--jaringan Suara.com--, Rabu (2/12/2020), rumah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, tepatnya di dekat Taman Suropati, tersebut merupakan kediaman dinas milik pemerintah provinsi DKI Jakarta.
Dalam siaran langsung di Instagram pribadinya @aniesbaswedan, Anies memperkirakan bahwa rumah tersebut telah dibangun pada tahun 1906. Jika dihitung, usia rumah tersebut kini telah menginjak 114 tahun.
“Bangunan rumah dinas ini dibangun kalau enggak salah tahun 1906, jadi umurnya sudah 114 tahun bangunan ini. Dan di sini masih pakai balkon, model rumah lama jadi ada balkonnya,” kata Anies.
Dalam kesempatan itu, Anies menjelaskan kondisi rumah dinas yang digunakan untuk menjalani isolasi mandiri dirinya dalam proeses pemulihan virus Corona.
Pada salah satu ruangan dinas yang tedapat di bagian atas, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan bahwa ia dapat dengan leluasa melihat ke arah Taman Suropati.
“Ini di depan sana adalah Taman Suropati, pagi-pagi tadi sudah banyak kegiatan di sana. Jadi kalau teman-teman lihat di Taman Suropati ini, pagi-pagi banyak sekali orang-orang yang berolahraga di sini,” tutur Anies.
Tetangga sebelah rumah isolasi Anies merupakan rumah dinas dari Duta Besar India yang juga merupakan bangunan kuno.
“Tetangga saya di sebelah situ adalah (rumah dinas) Duta Besar India. Itu salah satu rumah paling lama juga di sini,” ujar Anies.
Baca Juga: Jalani Isolasi Mandiri, Gubernur Anies: Semoga Cepat Berakhir
Dalam kesempatan itu, Anies juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap memperhatikan sejumlah protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.
Meski belum mengetahui kapan isolasi mandiri tersebut bisa rampung, ia berharap agar lekas diberikan kesembuhan sehingga bisa mengabdi kembali untuk masyarakat khususnya warga Ibu Kota DKI Jakarta.
Diketahui, Anies mengumumkan positi Covid-19 melalui media sosial, Selasa 1 Desember 2020. Meski telah positif Covid-19, kondisi kesehatannya baik-baik saja.
Dalam siaran di akun Youtube, Anies Baswedan memgumunkan telah positif Covid-19.
“Saya memilih umumkan pada kesempatan pertama pada hari ini. Sebagimana saya sampaikan apa adanya transparan, sejak Maret dalam penanganan Covid-19 diberikan secara lengkap, kebijakannya juga. Begitu juga menyangkut situasi yang saya hadapi ini,” ujar Anies.
Untuk itu dia meminta semua orang yang terlibat kontak erat dengannya dalam beberapa hari terakhir ini agar segera menajalani tes usap.
Berita Terkait
-
Jalani Isolasi Mandiri, Gubernur Anies: Semoga Cepat Berakhir
-
Tahun Ini, Jumlah Pengangguran di Gorontalo Sentuh 25.410 Orang
-
Pfizer dan BioNTech Ajukan Izin Darurat Vaksin Covid-19 di Eropa
-
Sambil Memeluk Pasien Covid-19, Foto Dokter Ini Mengundang Simpati
-
Mudah Didapat, Teh Hijau dan Cokelat Hitam Bisa Bantu Melawan Covid-19
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
-
Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom
-
Perkuat Layanan Digital PMI, Finnet dan KP2MI Resmikan Kerja Sama Strategis
-
Kasus Suap CPO Rp60 Miliar, Hakim Perintahkan Jaksa Proses Hukum Pemilik Wilmar dan Musim Mas
-
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan