Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengonfirmasi positif Covid-19. Meski demikian, keduanya memastikan roda pemerintahan DKI tetap berjalan.
Hal itu disampaikan oleh Anies saat menjadi pembicara di acara Mata Najwa bertajuk 'Pontang-Panting Urus Virus' yang disiarkan di Trans7 pada Rabu (2/12/2020).
Sejak dikonfirmasi positif Covid-19, Anies dan Ariza menjalani tugas sebagai pimpinan daerah secara jarak jauh.
"Tadi pagi saya melakukan pertemuan dengan BPN via daring. Kemudian rapat dengan Gugus Tugas Covid-19 beserta pejanat lain. Artinya roda pemerintahan tetap jalan," kata Anies seperti dikutip Suara.com, Kamis (3/12/2020).
Anies mengaku, semenjak pandemi Covid-19 ia beserta jajaran mulai terbiasa menjalani berbagai tugas secara jarak jauh dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.
Meski ia dan wakilnya positif Covid-19, proses pengambilan keputusan daerah diakuinya tetap berjalan seperti biasa.
Berkas-berkas rutin diantarkan ke tempat Anies dan Ariza menjalani isolasi mandiri untuk ditandatangani.
"Proses pengambilan keputusan jalan terus. Rumah pak Wagub didatangi, ke tempat saya juga. Jadi dokumen-dokumen tetap di tandatangani dengan proses sterilisasi," tuturnya.
Anies mengambil contoh rapat rutin yang digelar di kantor Balaikota Jakarta. Ia tetap bisa memantau jalannya rapat melalui telekonferensi.
Baca Juga: 437 Orang Kontak Erat dengan Gubernur dan Wagub DKI Jalani Tes Swab
"Saya memastikan seluruh jajaran berfungsi, kita semua masih menjalankan tugas pemerintahan, hanya saja menjalankan secara virtual," tegasnya.
Simak video selengkapnya di sini.
Positif Covid-19
Anies Baswedan beserta Ariza terkonfirmasi positif Covid-19 di waktu yang berdekatan.
Anies mengetahui dirinya positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap PCR yang keluar Selasa (1/12/2020).
Pemeriksaan dilakukan usai sang wagub, Ariza mengonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (28/11/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar