Suara.com - Ratusan orang yang kontak erat dengan Gubernur Anies Baswedan dan Wakilnya Ahmad Riza Patria menjalani tes usap atau swab test corona. Hasilnya puluhan orang dinyatakan positif covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti mengatakan, periode tracing dimulai pada 28 November sampai 2 Desember dan masih berjalan sampai sekarang. Jumlah kontak erat dengan Anies yang terkonfirmasi positif Selasa (1/12/2020) lalu, diperkirakan ada 158 orang.
Sedangkan Riza yang terjangkit lebih dulu pada Sabtu (27/11/2020) lalu, kontak eratnya berjumlah 279 orang.
"158 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Gubernur dan 279 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Wakil Gubernur sehingga total pelacakan kontak kasus sejauh ini adalah 437 orang," ujar Widyastuti dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis (3/12/2020).
Dari 437 orang itu, sudah banyak hasil yang keluar dan beberapa di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Untuk kontak erat dengan Anies, dinyatakan 5 orang positif, 111 negatif, dan 42 lainnya menunggu hasil.
"Sedangkan dari 279 kontak erat Wakil Gubernur selama periode tracing 28 November - 1 Desember, hasilnya adalah 19 positif, 185 negatif dan 75 orang lainnya masih menunggu hasil," jelasnya.
Kendati demikian, Widyastuti menyatakan hasil tes itu tidak mengonfirmasi mereka tertular dari Anies dan Riza. Sebab kebanyakan dari mereka justru tertular dari keluarga masing-masing.
"Jadi kami mendata ada klaster terpisah yang ditemukan karena dilakukan tes masif di lingkungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur," pungkasnya.
Baca Juga: Kasudin Pendidikan Jaktim Anak Buah Anies Meninggal Terpapar Corona
Berita Terkait
-
Ngotot Ingin Liburan, CDC Imbau Wisatatawan Tes Covid-19 Dua Kali
-
CDC Persingkat Masa Karantina Covid-19 Jadi 10 Hari
-
Kasudin Pendidikan Jaktim Anak Buah Anies Meninggal Terpapar Corona
-
Tambah 127 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.283 Pasien Corona
-
Update Covid-19 Global: Minggu Depan, Inggris Vaksinasi dengan Pfizer
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal