Suara.com - Seorang wanita di Brasil dituduh menenggelamkan putra keponakannya yang berusia satu bulan di bak mandi setelah ayah bayi tersebut menolak berhubungan seks dengannya.
Menyadur The Sun, Kamis (3/12/2020) insiden tersebut terjadi di rumah ayah korban yang terletak di Kota Nova Vicosa, Brasil pada 28 November.
Pelaku yang diidentifikasikan sebagai Maria Aparecida Monteiro Apolinario (41) diduga telah meminta ayah korban untuk berhubungan seks namun menolak.
Pelaku meminta berhubungan seks saat mereka tinggal bersama keponakannya, yang merupakan istri pria tersebut.
Mereka berada di sebuah bar di sebelah rumah, di mana bayi yang baru lahir itu tertidur di sofa, kata ayah bayi itu.
Setelah ditolak oleh ayah bayi tersebut, Apolinario kemudian masuk ke dalam rumah tersebut dengan dalih bahwa dia ingin ke kamar mandi.
Apolinario dilaporkan kembali ke bar tersebut sekitar 20 menit namun dengan tingkah yang aneh.
Ketika ibu bayi tersebut memasuki rumah, dia tidak melihatnya putranya yang baru lahir di tempat dimana ia meninggalkannya.
Dia memberi tahu semua orang, dan mereka semua mulai mencari bayi tersebut, namun tidak dengan Apolinario yang kemudian dicurigai.
Baca Juga: Seperti Indonesia, Brasil Gelar Pilkada di Tengah Lonjakan Kasus Corona
Saat mencari putranya, ibu bayi tersebut memperhatikan bahwa sebuah bak air yang terletak di halaman rumahnya dalam kondisi terbuka dan tanpa penutup.
Ibu tersebut kemudian melihat ke dalam bak air dan secara mengejutkan menemukan putranya mengambang tak bergerak di dalamnya.
Dia langsung mengambil putranya dan memanggil ambulans untuk segera mendapatkan perawatan medis, namun nahas nyawa bayi tersebut tak dapat tertolong.
Apolinario kemudian didakwa dengan pasal pembunuhan dan dibawa ke kantor polisi di dekat Teixeira de Freitas di mana dia tetap ditahan.
Apolinario membantah membunuh bayi tersebut dan menyangkal jika dia meminta berhubungan seks dengan suami keponakannya.
Dia kemudian memberikan keterangan kejadian menurut versinya ke media lokal. Ia mengklaim bahwa dia bahkan tidak melihat bayi itu dan ia diserang oleh ayah bayi tersebut ketika dia keluar dari kamar mandi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR