Suara.com - Warganet kembali dikejutkan dengan penemuan sosok bayi perempuan di Dusun Belang, Desa Jlegong, Kecamatan Bejen, Temanggung. Diduga bayi itu baru saja dilahirkan.
Bayi ini ditemukan dekat kebun kopi milik warga setempat pada Kamis (3/12/2020). Foto penemuan bayi tersebut pun beredar luas di media sosial, seperti dalam unggahan akun @smart.gram, Jumat (4/12/2020).
"Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB. Bayi yang masih lengkap dengan tali pusarnya itu ditemukan tergeletak di tanah dengan posisi tengkurap. Kondisi bayi memang masih hidup, setelah ditemukan segera dibawa ke puskesmas setempat," jelas Kasatreskrim Polres Temanggung AKP Ni Made Srinitri.
Pihak kepolisian masih melakukan penyidikan atas kejadian ini dan belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut. Meskipun polisi sudah mengantongi identitas terduga pembuang bayi.
Unggahan di akun Instagram @smart.gram ini pun memicu komentar sedih warganet yang tak tega.
"Kenapa ya pada hobi banget buang bayi ya Allah," tulis akun @indasavira98.
"Duh, kok makin kesini banyak orang pada buang bayi ya," komentar akun @jakahadipermana.
"Belakangan kok jadi banyak kasus begini dah? Parah-parah, alus dikit dong mainnya, dosanya berkuadrat," ujar akun @edypurwoko16.
"Suka heran sama pikirannya orangtua yang buang. Asli!," kritik akun @biak_kora.
Baca Juga: Siswi SMP Kediri Melahirkan Sendirian, Bayi Lalu Dibuang di Kebun Tetangga
Untuk diketahui, ibu yang membunuh atau membuang bayi dapat dijerat dengan Pasal 341 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Pasal 341 berbunyi: seorang ibu yang karena takut akan ketahuan melahirkan anak pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian, dengan sengaja merampas nyawa anaknya, diancam karena membunuh anak sendiri, dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.
Berita Terkait
-
Warga Merak Geger Temukan Bayi di Tempat Sampah
-
Dear Orangtua, Siapa Pemilik Bayi Dibuang di Selokan?
-
Siswi SMP Kediri Melahirkan Sendirian, Bayi Lalu Dibuang di Kebun Tetangga
-
Bayi Malang Ditemukan di Tempat Sampah Masih Dirawat, 20 Usulan Orang Tua
-
Malangnya, Bayi Dimakan Biawak Setelah Dibuang Orangtua ke Sungai
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai