Suara.com - Nasib tragis menimpa ZK seorang anak perempuan asal Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Zamira telah dianiaya oleh nenek (ibu ayahnya) dan tante (kakak ayahnya) kandungnya.
Bermula dari ZK yang berusia tujuh tahun dititipkan oleh ayahnya ke rumah neneknya, karena akan bekerja di Jakarta. Diketahui ayah dan ibu korban telah bercerai.
Kejadian kekerasan ini terkuak pada 1 Desember kemarin yang diketahui oleh Ketua RW setempat karena kabar dari teman-teman sekolah ZK. Dia pun segera membuat laporan ke polisi.
Hasil visum menemukan luka bekas cambukan, sayatan pisau, luka lebam dan lecet di tubuh, serta satu tulang rusuk patah. Saat ini, diketahui korban tinggal dan dirawat oleh seorang warga yang prihatin dengan keadaannya. ZK dikabarkan masih mengalami trauma dan takut untuk bertemu orang-orang.
Peristiwa ini pun sampai ke warganet ketika salah satu akun Facebook bernama Guntur Abdurrahman menguaknya pada Senin (7/12/2020). Unggahannya itu mendapat lebih dari 2700 komentar warganet yang geram dan menyayangkan insiden tersebut.
Guntur mengatakan bahwa pelaku kekerasan kasus ZK sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ayah korban dikonfirmasi sudah kembali ke Bukittinggi untuk mendampingi anaknya.
"Hukum saja si pelaku tega banget siksa anak kaya gitu. Nggak tega lihatnya, saya sendiri seorang ibu nggak tega lihat anak disiksa kaya gitu," tulis akun Wanda Dwi Jayati.
"Yang tukang siksa itu tidak punya hati nurani. Apalagi itu saudara. Binatang aja disayang. Apa itu manusia. Hukum saja," timpal akun Warisatul Imam Lubis.
"Ya Allah. Kemana otak mereka. Anak itukan darah daging nenek. Nenek kan ibu dari ayahnya, kok tega ya? Kakak ayahnya juga, itukan anak kamu juga kok tega ya? Dimana lah letak hati nurani kalian. Semoga kalian menerima hukuman yang setimpal dari perbuatan kalian. Aamiin," komentar akun Rini Chaniago.
Baca Juga: Tuai Kritikan, Viral Pria Bandingkan Menu Sarapan Orang Kaya dan Miskin
"Ya Allah, kok tega. Nggak ada hati nuraninya nenek dan tantenya," ujar akun Yuliasni.
"Semoga adik ZK cepat sembuh, Allah tidak tidur akan indah pada waktunya semoga nenek dan tantenya ditangkap dan dihukum seumur hidup. Anak nggak berdosa disiksa sungguh sampai hatinya berbuat itu," tutur akun Bamban Kenthir.
Berita Terkait
-
Rela Hujan-hujan, Aksi Ustaz Borong Dagangan Seorang Nenek Bikin Terharu
-
Tuai Kritikan, Viral Pria Bandingkan Menu Sarapan Orang Kaya dan Miskin
-
Bukannya Kabur, Warga ini Malah Santuy Depan Asap Erupsi Gunung Semeru
-
Nyesek! Pria Ini Curhat Gagal Nikah, Barang Seserahan Jadi Tak Bertuan
-
Komunitas Ketimbang Ngemis Yogyakarta Kunjungi Pedagang Soto Usia 93 Tahun
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi