Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil dua mantan pejabat Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) pada tahun 2015.
Dalam pengadaan CSRT itu, BIG bekerja sama dengan Lapan untuk mengerjakan proyek tersebut.
Kekinian, lembaga antirasuah menemukan adanya dugaan korupsi dalam pengerjaan proyek tersebut. Dari hasil penyelidikan, KPK menemukan adanya bukti suap dan kini kasus tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan.
Adapun dua mantan pejabat BIG yang kini dimintai keterangan sebagai saksi yakni, mantan Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar (GID) BIG 2014-2019, Dody Sukmayadi; dan Sekretaris Utama (Sestama) BIG 2014-2019, Titiek Suparwati.
"Kami periksa yang bersangkutan (Dody dan Titiek) sebagai saksi untuk penyidikan kasus ini," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikir saat dikonfirmasi, Kamis (10/12/2020).
Meski status kasus itu sudah naik ke penyidikan, KPK masih merahasiakan soal nama tersangka yang dijerat dalam kasus korupsi proyek CSRT. Alasannya, penetapan tersangka dan penahanan harus melalui prosedur terlebihi dahulu.
"Terkait pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum bisa kami sampaikan. Saat ini dan nanti kami akan informasikan lebih lanjut setiap perkembangannya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal