Suara.com - Profil Aditya Halindra Calon Bupati Tuban belakangan ini menjadi sorotan media Tanah Air. Sebab, Aditya disebut-sebut sebagai kandidat calon bupati termuda.
Sosok Aditya Halindra memang menarik untuk dibahas. Pasalnya, Aditya Halindra Faridzky adalah calon bupati Tuban termuda sepanjang sejarah. Sementara ini, Aditya menang dalam hasil hitung cepat atau quick count pada Pilkada Tuban 2020.
Lantas, seperti apa profil Aditya Halindra calon bupati Tuban ini? Berikut ulasan selengkapnya.
Latar Belakang Aditya Halindra
Aditya Halindra lahir di Surabaya pada 15 April 1992. Aditya Halindra merupakan anak dari mantan Bupati Tuban dua periode, yaitu Haeny Relawati Rini Widyastuti.
Haeny Relawati sendiri menjabat sebagai bupati Tuban untuk periode 2001-2006 dan 2006-2011. Lindra yang saat ini berusia 28 tahun merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Saat ini, ia masih berstatus lajang atau belum menikah.
Riwayat Pendidikan Aditya Halindra
Aditya Halindra menyelesaikan Sekolah Menengah Atasnya di SMA Taruna Nusantara. Kemudian melanjutkan ke Perguruan Tinggi negeri Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2010-2011 lalu transfer ke Universitas Airlangga (Unair) dan resmi meraih gelar sarjana pada tahun 2014.
Perjalanan Karier Aditya Halindra
Baca Juga: Viral Potret Ganteng Calon Bupati Tuban dan 4 Berita Lifestyle Menarik Lain
Anak dari mantan bupati Tuban ini memulai karir politiknya melalui organisasi pemuda sayap Partai Golkar, yaitu Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI). Selain itu, Lindra juga juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tuban periode 2020-2025.
Sebelum mengikuti kontestasi Pilkada Tuban 2020, Lindra telah terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari fraksi Partai Golkar pada usia 27 tahun dan menjadi yang termuda di jajaran anggota dewan. Hingga akhirnya, Ia mengundurkan diri agar bisa mengikuti Kontestasi Pilkada Tuban 2020.
Pilkada Tuban 2020
Aditya Halindra unggul dalam ajang Pilkada Tuban 2020 dengan hasil quick count sebesar 59,8 %. Meskipun unggul berdasarkan quick count, Lindra belum buka suara atas perolehan yang diraihnya saat ini.
Dalam Pilkada Tuban 2020 ini, Lindra menggandeng politikus senior Partai Demokrat yaitu Riyadi sebagai wakilnya. Pasangan Lindra-Riyadi diusung oleh partai Golkar, Demokrat, dan PKS dengan perolehan total 15 kursi.
Demikian ulasan tentang profil Aditya Halindra Calon Bupati Tuban 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis