Suara.com - Menteri Agama Fachrul Razi memberikan ucapan selamat kepada penerima beasiswa program 5 ribu doktor luar negeri. Fachrul berpesan agar penerima bisa menjaga amanah yang dananya berasal dari APBN tersebut.
Program beasiswa untuk 5 ribu doktor itu berjalan dengan memanfaatkan biaya dari APBN. Karena bersumber dari masyarakat, maka Fachrul meminta kepada penerima untuk bisa serius menempuh pendidikan sampai akhirnya nanti bisa bermanfaat untuk masyarakat.
"Karena berasal dari masyarakat, saudara harus memiliki tekad yang kuat mengembangkan ilmu-ilmu pengetahuan yang ada, yang anda raih nanti untuk kepentingan masyakarat," kata Fachrul melalui daring, Jumat (18/12/2020).
Fachrul menilai kalau masyarakat juga harus memperoleh manfaat dari ilmu yang sudah dimiliki dari para penerima beasiswa. Setelah lulus nanti, ia berharap 5 ribu doktor itu bisa mengabdi kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Fachrul juga mengingatkan bahwa biaya untuk program tersebut berasal dari negara. Karena itu, ia berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh.
"Keempat anggaran ini bersumber dari negara. Maka hingga kapanpun saudara harus memiliki komitmen dan bukti nyata secara sungguh-sungguh untuk mencintai dan memperjuangkan ini," tuturnya.
Program tersebut dijalankan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Beasiswa yang diberikan itu khusus untuk Program Magister Lanjut Doktor Luar Negeri.
Adapun pendaftaran beasiswa dibuka pada Maret hingga Mei 2020. Khusus untuk tahun ini, program beasiswa dibuka untuk lulusan perguruan tinggi agama Islam (PTAI).
Baca Juga: Pemkab Nagan Raya Alokasi Beasiswa Rp 2,6 Miliar Bagi Mahasiswa dan Santri
Berita Terkait
-
UBL Dukung Atlet Berprestasi Lewat Beasiswa, Ada Penggawa Timnas Futsal Indonesia
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Bagi Generasi Sandwich Seperti Saya, Menjajal LPDP Artinya Mempertaruhkan Hidup Keluarga
-
Apa Itu Witch Hunt? Istilah yang Viral di Tengah Huru-hara Awardee LPDP
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung