Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menceritakan pengalamannya saat terpapar Covid-19 awal Desember lalu. Salah satunya mengenai pola makan kesehariannya saat isolasi mandiri.
Sebelum terkena Corona, Riza mengaku sedang menjalani program diet kesehatan. Namun ketika terpapar, nafsu makannya malah meningkat drastis.
Akibatnya, ia program dietnya gagal karena porsi makannya bertambah drastis.
"Saya maunya diet biar langsing, selama ini enggak pernah makan nasi. Tapi, semenjak Covid-19 bisa empat sampai lima kali makan. Jadi memang nafsu makan saya tinggi sekali," ujar Riza saat membagikan ceritanya melalui kanal youtube BNPB, Jumat (18/12/2020).
Ia juga membagikan sejumlah tips agar pasien Covid-19 cepat sembuh. Seperti menuruti perkataan dokter, istirahat cukup, dan makan teratur.
"Kuncinya tidur yang cukup, berjemur setiap pagi, minum obat, vitamin, dan herbal," tuturnya.
Riza juga mengakui memang sejak menjabat jadi Wagub, kegiatannya meningkat tajam. Namun ia selalu disiplin menaati protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak aman.
Kendati demikian, memang virus ini disebutnya tak pandang bulu. Orang yang disiplin protokol kesehatan tetap bisa terpapar begitu ada kesempatan.
"Saya memang jadi Wagub interaksi saya meningkat dari pagi hingga malam. Tapi sekalipun saya paling taat pakai masker," katanya.
Baca Juga: Bagaimana Nasib Pemprov Jakarta usai Anies dan Wagub Riza Positif Corona?
Karena itu, ia mengajak masyarakat agar tetap waspada pada virus corona. Protokol kesehatan harus dijalankan setiap hari demi keselamatan diri dan orang lain.
"Saya yang disiplin saja terpapar. Kita harus hati-hati, sebaik apapun kita potensi terpapar itu ada," pungkasnya.
Diketahui Riza mulai menjalani masa isolasi mandiri sejak Minggu (29/12/2020) lalu. Setelah isolasi mandiri selama dua pekan, ia kembali pulih dan beraktifitas seperti biasa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru