Suara.com - Tri Rismaharini telah ditunjuk sebagai Menteri Sosial oleh Presiden Joko Widodo.
Dalam hal ini Tri Rismaharini menggantikan Juliari Batubara. Pengumuman pemilihan menteri tersebut dilakukan oleh Jokowi pada Selasa (22/12/2020) di Istana Negara, Jakarta.
Seperti pejabat negara pada umumnya, Risma juga bertanggung jawab melaporkan harta kekayaan yang dimilikinya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total harta kekayaan Risma per 27 Maret 2019 mencapai Rp 7.179.254.946.
Risma kebanyakan memiliki aset berupa empat tanah dan bangunan. Pertama, tanah dan bangunan seluas 112 meter persegi per 90 meter persegi di Kota Surabaya dari hasil sendiri mencapai Rp 232.662.000.
Kedua, tanah dan bangunan seluas 90 meter persegi per 50 meter persegi di Kota Surabaya dari hasil sendiri mencapai Rp 152.690.000.
Ketiga, tanah dan bangunan seluas 135 meter persegi dan 133 meter persegi di Kota Surabaya dari hasil sendiri Rp 1.650.000.000.
Terakhir, tanah dan bangunan seluas 264 meter persegi per 338 meter persegi di Kota Surabaya dari hasil sendiri Rp 4.445.900.000.
Total aset tanah dan bangunan mencapai Rp 6.481.252.000.
Baca Juga: Resmi Gantikan Juliari Batubara Sebagai Mensos, Ini Profil Tri Rismaharini
Sementara itu, Risma memiliki dua buah kendaraan dengan total Rp 985.000.000. Dia juga memiliki harta bergerak lainnya mencapai Rp 85.000.000.
Harta lainnya yaitu berupa kas dan setara kas mencapai Rp 580.481.649. Sehingga total harta Risma mencapai Rp 8.131.733.649.
Namun, jumlah tersebut dikurangi hutang. Risma diketahui memiliki hutang sebanyak Rp 952.478.703.
Sehingga total kekayaan Tri Rismaharini mencapai Rp 7.179.254.946.
Berita Terkait
-
Resmi Gantikan Juliari Batubara Sebagai Mensos, Ini Profil Tri Rismaharini
-
Profil Budi Gunadi Sadikin, Calon Menteri Kesehatan Geser Terawan
-
Kekurangan Risma Disorot, Kalau Marah Disebut Lebih Galak daripada Ahok
-
Profil Budi Gunadi Sadikin, Sosok yang Dirumorkan akan Jadi Menkes
-
Dinilai Tepat Jadi Menteri, Tapi Kelemahan Risma yang Emosional Disorot
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah