Suara.com - Muhammad Lutfi masuk dalam kabinet menteri baru Presiden Jokowi. Itu artinya Lutfi telah dua kali menjabat Menteri Perdagangan selama kariernya. Apa yang membuat Muhammad Lutfi layak menjadi Mendag untuk kedua kalinya? Mari intip rekam jejak Muhammad Lutfi dalam ulasan berikut.
Presiden Joko Widodo menunjuk Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan yang baru, menggantikan Agus Suparmanto, pada Selasa (22/12/2020). Presiden Joko Widodo juga mengumumkan 6 calon Menteri baru di Kabinet Indonesia Maju. Muhammad Lutfi merupakan seorang yang pernah menjabat diberbagai posisi penting hingga sekarang.
Bahkan sebelumnya, Muhammad Lutfi juga pernah menduduki posisi tertinggi lainnya dalam suatu lembaga pemerintahan. Ia pun sempat menjadi duta besar di dua negara.
Lantas bagaimana rekam jejak Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan yang baru? Simak penjelasannya berikut ini.
Rekam Jejak Muhammad Lutfi
Muhammad Lutfi lahir di Jakarta, 16 Agustus 1969 dari pasangan Firdaus Wadjdi yang berdarah Minangkabau dan Suhartini yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah.
Muhammad Lutfi merupakan lulusan Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Setelah lulus dari pendidikan tingginya, ia bersama Erick Thohir, Wishnu Wardhana dan Harry Zulnardy mendirikan Mahaka Group. Mahaka Group merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan, keuangan dan juga media. Muhammad Lutfi pun menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO Mahaka Group.
Saat ia berusia 29 tahun, Ia pernah memegang jabatan sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia unuk Jakarta Raya (HIPMI JAYA) pada periode 1998-2001 dan menjadi Ketua Umum Nasional HIPMI pada periode 2001-2004.
Pada tahun 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengangkat Muhammad Lutfi menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Indonesia.
Baca Juga: Profil Muhammad Lutfi dari Karier hingga Hobi Sang Menteri Perdagangan
Lalu tahun 2010, Ia menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia pada bulan Agustus 2010. Muhammad Lutfi merupakan orang termuda yang pernah bertugas di Kedutaan terbesar Indonesia dan saat itu menjadi salah satu duta termuda yang mewakili Indonesia secara internasional.
Pada bulan Februari 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengangkat Muhammad Lutfi menjadi Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu II menggantikan Gita Wirjawan. Muhammad Lutfi dilantik pada tanggal 14 Februari 2014.
Muhammad Lutfi menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) yang mulai menjabat pada 14 September 2020. Pada 22 Desember 2020, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengumumkan 6 posisi Menteri baru salah satunya adalah Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan.
Demikian rekam jejak Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan yang baru.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!