Suara.com - Antrean calon penumpang pada hari ketiga pemberlakuan rapid tes antigen di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, terpantau lenggang. Dibanding hari sebelumnya, antrean pada Kamis (24/12/2020) ini terbilang sepi.
Pantauan Suara.com di Stasiun Gambir, para calon penumpang yang hendak melakukan swab antigen bisa langsung mengambil nomor antrean. Pasalnya pendaftaean dan pengambilan nomor antre tidak sampai menimbulkan antrean panjang.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Suara.com dari petugas, sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB tercatat sekitar 500 calon penumpamg kereta api jarak jauh sudah mendaftar dan melakukan pemeriksaan tes usap antigen.
Jika dibandingkan dengan hari sebelumnya pada Selasa (22/12) yang merupakan hari pertama penerapan kebijakan rapid antigen, jumlah tersebut bisa dikatakan kecil. Pasalnya pada hari pertama tercatat ada aekitar 2.500 calon penumpang yang melakukan tes usap. Belum lagi antrean mengular yang ditimbulkan.
Adapun rapid antigen di Stasiun Gambir hanya diperuntukan bagi calon penumpang KA. Mereka bahkan diminta nomor bookong tiket saat hendak mendaftar rapid tes antigen sebagai bukti.
Untuk biaya, rapid antigen di Stasiun Gambir dipatok Rp 105.000 ribu. Dengan biaya segitu, calon penumpang cukup menunggu sekitar 30 menit sampai haail rapid keluar. Hasil rapid antigen sendiri berlaku untuk 3x24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker
-
Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA
-
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang
-
PDIP Kecam Pelaporan Terhadap Pandji ke Polisi: Bentuk Intimidasi dan Pembungkaman Suara Rakyat
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
-
Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029
-
Polda Hentikan Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru, Keluarga Protes Alasan Polisi