Suara.com - Saat berkendara, baik itu menggunakan sepeda, motor atau mobil, kita wajib menaati rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, kita juga harus berhati-hati demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Seperti seorang pesepeda, yang belakangan viral di media sosial setelah ditabrak mobil. Kejadian itu secara tidak sengaja terekam oleh polisi ketika sedang membuat video imbauan hati-hati berlalu lintas.
Videonya diunggah oleh akun Twitter @mboooonnn, Minggu (27/12/2020).
"Contohnya ada di belakang," tulis akun tersebut menarasikan unggahannya dikutip Suara.com.
Dalam video itu, seorang polisi lalu lintas sedang membuat video imbauan kepada pengguna jalan untuk tetap hati-hati. Tampak pula polisi lainnya yang sedang mengatur kendaraan lainnya.
Akan tetapi secara tiba-tiba, seorang pesepeda yang ingin menyeberang jalan tertabrak mobil tepat di belakang polisi tersebut. Padahal, polisi tersebut belum sampai selesai mengingatkan pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan.
Pesepeda dalam video itu tampak tidak menoleh kanan kiri alias nyelonong sehingga ia tertabrak mobil. Tubuh pesepeda itu bahkan sampai terpental dalam kejadian nahas yang ia alami.
Hingga artikel ini dibuat, video tersebut telah dilihat hingga 135 ribu tayangan dan menyedot perhatian publik.
"Nah, sepedahan bikin sehat sih cuman ikutin aturan deh, jangan seenaknya aja, inget itu jalan bukan punya bapak lo," ujar warganet dengan nama akun @Resti***
Baca Juga: Heboh Penjual Sayur Naik Honda Supra Jadi Sorotan, Parasnya Bikin Adem
"Pak pol nya mungkin mirip katakuri, bisa melihat beberapa detik ke masa depan," celetuk warganet lainnya @aliman***
"Kan bisa turun dulu dr sepedah di tuntun gausah di naikin kalo nyebrang, tergantung orang sih bebas," sambung akun @hismm***
"Belum juga Bapak polisi kasih imbauan..." tulis akun Instagram @memomedsos.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Tragedi Perang Jeli Remaja Makassar: Saat Senjata Mainan Dibalas Timah Panas
-
Viral di Madura, Jenazah Disebut Tak Boleh Dikubur Sebelum Utang Rp215 Juta Lunas
-
Tuan Guru Bajang Soal Syiah: Mereka Tetap Bagian Umat Islam, Jangan Mau Diadu Domba
-
Iftar Friends of Palestine: 300 Figur Publik Himpun Donasi Rp130 Juta untuk Gaza
-
7 Fakta Mencekam Kecelakaan Karambol Exit Tol Bawen, Truk Rem Blong Sapu 10 Kendaraan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ahli di Praperadilan Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Kewenangan Penyidik, Bukan Pimpinan KPK
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
Tembakan Polisi Tewaskan Remaja di Makassar, Polri Klaim Penggunaan Senpi Terus Dievaluasi
-
Larang Ada Interupsi dalam Sidang Praperadilan Yaqut, Hakim ke KPK: Ini Bukan Acara Talkshow TV
-
Kena Jebakan Rusia, Reza Pahlavi Rela Negaranya Dibom dan Sebut "Perang Salib"
-
Bareskrim Rampas dan Setor Uang Rp58,1 Miliar Hasil Kejahatan Judi Online ke Negara
-
Amerika Akui Tak Mampu Hadapi Drone-drone Iran
-
DPRD DKI: Sengkarut Tata Ruang Jakarta Harus Dibenahi!
-
Tolak Perang untuk Israel, Tangan Mantan Marinir AS Patah Ditarik Paksa oleh Senator di Ruang Sidang
-
YLBHI Desak Jaminan Hak Berserikat dan Kekuatan Eksekusi Hukum dalam RUU PPRT