“Kementerian Kominfo melakukan akselerasi pembangunannya dengan memanfaatkan satelit yang tersedia dalam kurun waktu satu kuartal dari bulan Oktober, November dan Desember ini 3.126 puskesmas yang belum ada WiFi disediakan. Dengan demikian di awal tahun 2021 seluruh puskesmas dan rumah sakit di Indonesia sudah bisa dlayani dengan akses WiFi, sehingga telemedicine bisa dilakukan dengan baik,” papar Menteri Johnny.
Dengan adanya Satelit SATRIA-1 pada tahun 2003 nanti diharapkan ada 93.900 sekolah akan dilayani melalui akses internet yang langsung dihubungkan ke satelit. "Kemudian, akses internet sisanya akan digunakan untuk pelayanan pemerintah, baik pemerintahan desa, Kamtibmas dan kebutuhan kemasyarakatan lainnya," tutur Menteri Kominfo.
Menurut Menteri Johnny, dalam Roadmap Kementerian Kominfo, untuk penyediaan bandwidthdan peningkatan layanan kecepatan, Kementerian Kominfo akan menambah kapasitas satelit.
"Untuk itu Indonesia sampai dengan tahun 2030 setidaknya membutuhkan 0,9 atau hampir 1 terabyte per second kapasitas satelit. Untuk satelit SATRIA-1 nanti diproduksi oleh Thales Perancis dan roket peluncur yang akan mengantar satelit ini ke orbit buatan Space X Falcon-9,” jelasnya.
Digitalisasi Desa
Dalam konferensi pers, Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusi mengatakan, mandat besar dari Presiden Joko Widodo untuk percepatan transformasi digital yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo juga menjadi perhatian serius dalam pembangunan desa.
“Khusus pembangunan desa saat ini kita ada 74.953 desa di 434 kabupaten di 33 provinsi, saat ini kita punya klaster pembangunan desa yang ada di desa tertinggal, sangat tertinggal, desa berkembang, maju dan mandiri,” ujarnya.
Menurut Sekjen Kemendes PDTT seluruh potensi desa akan bisa bergerak mendorong dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi bangsa karena desa adalah masa depan Indonesia. upaya tersebut menurutnya bisa berjalan baik jika melakukan transformasi digital sampai ke tingkat desa kita di seluruh penjuru Tanah Air.
“Kita punya unit-unit usaha, punya instrument, punya kelembagaan ekonomi yang ada di desa yang harusnya harus masuk ke pasar global. Ada Badan Usaha Milik Desa (BUMD), ada Badan Usaha milik desa bersama dan seterusnya yang sekarang harus masuk pada ekosistem digital,” jelasnya
Baca Juga: Ada Akun Facebook Palsu Wali Kota Serang, Syafrudin: Kominfo Harus Telusuri
Dengan target akhir tahun 2022 seluruh desa akan mendapatkan akses internet sangat membantu ekosistem desa untuk memproduksi hasil unggulannya agar masuk pada pasar global.
“Ini yang kami kira sangat membantu dan mendukung supaya desa-desa kita yang tadinya tertinggal dan sangat tertinggal bisa lebih cepat, lebih maju, lebih berkembang dan bisa mendorong secara terus-menerus pertumbuhan ekonomi yang ada di desa,” jelas Sekjen Anwar Sanusi.
Sekjen Kemendes PDTT menyatakan potensi pariwisata di desa yang sangat strategis bisa dipromosikan dengan baik dan berkembang sampai ke pasar global jika dibantu dengan infrastruktur digital yang masif, Saya kira ini juga sangat berkesesuaian dengan konsep bapak Presiden tentang Desa Digital, membangun infrastruktur atau tol langit dan eterusnya itu sangat membantu desa-desa kita di seluruh penjuru Tanah Air,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Fitur Baru Simonas, Permudah Lulusan DTS Temukan Profesi Idaman
-
Ada Akun Facebook Palsu Wali Kota Serang, Syafrudin: Kominfo Harus Telusuri
-
Virus Covid-19 Teror Lingkungan Pemkot Jogja, 6 Pegawai Kominfo Positif
-
Migrasi ke Digital, Kominfo: Nantinya TV di Rumah Akan Hilang
-
Kominfo Peringatkan Operator Seluler untuk Tak Perang Tarif
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!