Suara.com - Politikus Fadli Zon memberikan respons soal foto kerumunan yang diduga terjadi di Bandara Soekarno-Hatta yang beredar di jagat maya.
Awalnya foto tersebut diunggah oleh akun Twitter @arisrmd, Senin (28/12/2020) dan viral di media sosial. Dalam unggahan foto tersebut, tampak rombongan memadati bandara.
Berdasarkan akun tersebut, foto tersebut diambil dari situasi Terminal 3 kedatangan internasional..
"Baru dapat kabar dari rekan sejawat, beginilah keadaan T3 kedatangan internasional malam ini. Entah mau jadi apa kita ini," tulis akun tersebut.
Cuitan tersebut kemudian ditanggapi oleh Fadli Zon. Dia mempertanyakan penyebab kerumunan yang terjadi bandara saat itu.
"Siapa ini yang menyebabkan kerumunan sehingga bisa melanggar protokol kesehatan?" cuit Fadli, dikutip Suara.com.
Rupanya, situasi serupa juga dibeberkan oleh akun Twitter @9ita****. Dia membagikan foto kerumunan serupa yang terjadi di bandara.
Tampak sekumpulan orang mengantre di sebuah terminal di bandara. Mereka tampak berbaris menunggu giliran.
Berdasarkan akun @9ita****, foto tersebut diambil dari situasi yang berada di dua bandara, yaitu Bandara Soekarno Hatta dan Yogyakarta Internasional Airport.
Baca Juga: Viral Meme Tanggapi Indonesia Tutup Pintu untuk WNA: Haha Kurang Cepat
"Atas: terminal 2E Soerkarno Hatta tanggal 24 Desember 2020. Tengah: Terminal 2E Soekarno Hatta tanggal 27 Desember 2020. Bawah: bandara YIA tanggal 28 Desember 2020," tulisnya.
Pemerintah Indonesia akan mulai menutup akses masuk WNA ke Indonesia pada 1 Januari 2021.
Pemberlakuan kebijakan tersebut dilakukan karena adanya varian baru covid-19. Kebijakan tersebut diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Kebijakan penutupan pintu untuk WNA ke Indonesia akan diberlakukan hingga 14 Januari 2021.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Puasa Saat Diperiksa, Waktu Istirahat dan Salat Dipercepat
-
Diperiksa sebagai Tersangka Kerumunan Bogor, Rizieq Dicecar 56 Pertanyaan
-
Ajak Debat Menag Gus Yaqut, Ruhut Sebut Fadli Zon Ember Bocor
-
Bareskrim Bakal Periksa Habib Rizieq Terkait Kerumunan Megamendung
-
Fadli Zon Ajak Debat Menag Gus Yaqut, Ruhut: Jangan Ditanggapin Ember Bocor
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?