News / Internasional
Jum'at, 01 Januari 2021 | 14:35 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro saat di kediaman presiden Palacio da Alvorada di Brasilia, Brasil, Jumat (13/3/2020). [Sergio LIMA / AFP]

Suara.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro memberikan kritik keras atas kontroversi legalnya aborsi di Argentina. Ia mengatakan, hal itu tak akan dijumpai di negaranya.

Menyadur Anadolu Agency Jumat (01/01), Bolsanaro memposting pendapatnya melalui cuitan Twitter dan menyebut hal itu merenggut hak para janin untuk lahir.

"Saya sangat menyesali kehidupan anak-anak Argentina, yang sekarang harus dipotong dalam rahim ibu mereka dengan persetujuan Negara."

"Sejauh itu tergantung pada saya dan pemerintah saya, aborsi tidak akan pernah disetujui di tanah kami. Kami akan selalu berjuang untuk melindungi nyawa orang yang tidak bersalah!"

Cuitan itu menjadi bumerang bagi Bolsonaro karena ia memberi komentar pedas pada Argentina sementara dirinya sendiri dianggap gagal menyelamatkan warganya karena meremehkan virus corona.

Cuitan Jair Bolsonaro. (Twitter/@jairbolsonaro)

Dengan mengutip angka kematian akibat virus corona di negara itu yang hampir menyentuh 194.000, pengguna Twitter menyerang balik Bolsonaro. Mereka juga mengingatkan bahwa lebih dari 7,6 juta kasus virus corona telah terjadi di Brasil.

Sejak Alberto Fernández terpilih sebagai presiden Argentina, hubungan negara itu dengan Bolsonaro di Brasil kerap diwarnai dengan senggolan dan pelanggaran dalam hubungan tradisional antara tetangga Amerika Latin.

Menteri Brasil untuk Wanita, Keluarga dan HAM Damares Alves menulis "terima kasih Tuhan bahwa negara kami sebagian besar pro-kehidupan."

Dia juga mengatakan pemerintah saat ini bekerja untuk melindungi kehidupan anak-anak kita bahkan sebelum mereka lahir sambil mencatat bahwa ini adalah keinginan rakyat.

Baca Juga: Bolsonaro Ngotot Tolak Vaksin Covid-19, Kini Wakilnya Positif Corona

Beberapa bulan lalu, Alves dikritik keras karena dianggap mengganggu dan mencegah aborsi korban pemerkosaan yang dianggap legal di Brasil.

Load More