Suara.com - Sebanyak 30 rempit (pemuda yang ikut balap liar) ditahan Kepolisian Malaysia dan dibawa untuk menunaikan salat subuh berjamaah di Surau At Tawwab di Mabes Polri (IPD) Jasin.
Menyadur Harian Metro, Jumat (1/1/2021) 30 pemuda tersebut terjaring dalam Operasi Pencegahan Tindak Pidana Terpadu dalam rangka Tahun Baru 2021.
Kapolres Jasin, Wakil Inspektur Mispani Hamdan mengatakan, setelah menunaikan ibadah salat subuh mendapat, pemuda yang berusia 14-20 tahun mendapatkan nasihat.
Ia mengatakan, pendekatan tersebut bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada mereka dalam upaya menghindari generasi muda yang terlibat dalam kegiatan maksiat.
Menurut Mispani Hamdan, dari 30 orang tersebut, satu pemuda dinyatakan positif menggunakan barang haram narkoba.
Dalam operasi ini, sebanyak enam orang ditangkap karena pelanggaran narkoba dan lalu lintas.
Operasi tersebut juga menyita 16 kendaraan dan menyita tiga kendaraan sesuai dengan Undang-Undang Angkutan Jalan tahun 1987 dan 107.
"Selain itu, total enam orang yang tergabung dalam Peraturan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (Tindakan Dalam Daerah Tertular Lokal)," katanya.
Dia mengatakan operasi itu melibatkan 61 anggota dan tujuh petugas yang dipimpin oleh Investigasi Lalu Lintas Jasin dan Asisten Kepala Divisi Hukum, Zurihan Zakaria.
Baca Juga: Penghina Lagu Indonesia Ternyata Buruh di Malaysia, Asli WNI
Mispani Hamdan mengatakan, operasi yang dimulai pukul 11.00 malam waktu setempat dan berakhir sekitar pukul 07.00 waktu setempat.
Menurutnya, orang tua perlu memperhatikan anak-anak mereka dengan memantau gerak dan dengan siapa mereka bersosialisasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT