Suara.com - Seorang bocah laki-laki umur 4 tahun bernama Tom diam-diam melakukan orderan fantastis di restoran cepat saji kesayangannya, McDonalds.
Menyadur News.com.au Sabtu (02/01), Tom diduga meniru cara order makanan yang sering diperagakan ibunya saat mengorder via ponsel.
Dengan menggunakan pesan suara dari ponsel ibunya, Tom memesan makanan yang cukup untuk pesta satu keluarga. Total orderannya mencapai Rp 1,5 juta.
Ia berhasil mendapatkan enam paket promo, enam happy meals, 8 paket penawaran spesial dengan mainan, 10 milkshakes dan 8 McSundaes.
Sayangnya Tom masih belum puas karena staf restoran tak memiliki mainan Minion kuning yang ia harapkan dan lupa memasukkan pai apel ke dalam keranjang orderan.
Ibu Tom, Raissa Andrade mengatakan saat itu dirinya sedang mandi karena mereka baru pulang dari dokter.
Ia juga mengakui dirinya sering order makanan di restoran cepat saji selama pandemi dan putranya kemungkinan menirunya karena lapar. Tom bahkan berhasil menngonfirmasi alamat pengantaran dengan sempurna.
Raissa yang kaget dengan kejutan Tom lantas membagikan makanan itu pada anggota keluarga dan tetangga yang tinggal di sekitar rumah mereka.
Wanita ini bahkan tak sempat marah melihat aksi putranya. "Saya hanya bisa tertawa. Saya menghabiskan lebih dari dua jam untuk menertawakan cerita ini," katanya.
Baca Juga: Order Makanan Ayah Dicancel, Warganet Temukan Kejanggalan Dalam Cerita Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital
-
Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat
-
Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan