Suara.com - Pegiat sosial Lini Zurlia membenarkan dirinya dijemput polisi pada Sabtu (2/1/2021) dini hari. Namun penjemputan dilakukan karena kasus narkoba temannya.
Aktivis queer dan perempuan itu menyebut, ada beberapa informasi yang beredar di media sosial bahwa dirinya ditangkap karena penyalahgunaan narkoba. Ia membantah terlibat kasus tindak pidana, karena penjemputan itu hanya berkaitan dengan penyelidikan kepolisian dari kasus temannya.
"Penjemputan dan penggeledahan dilakukan untuk melakukan investigasi kasus yang dialami oleh teman saya," ujar Lini kepada wartawan, Minggu (3/12/2020).
Lini menjelaskan, setelah diperiksa ia dibawa ke kantor Polres Jakarta Selatan. Setelah itu ia juga dimintai keterangan dan melakukan tes urin. Selain itu Hp miliknya juga dipegang kepolisian selama proses pemeriksaan.
"Sesampai di sana saya diminta untuk melakukan tes urine dan hasilnya negatif. Lalu, saya dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus teman saya tersebut," ujarnya.
Pemeriksaan tak berlangsung lama dan sekitar pukul 22.30 WIB, ia sudah boleh pulang. Lini mengaku kepolisian tidak menemukan bukti keterkaitan kasus narkoba temannya itu padanya.
"Bagi yang mendapatkan kabar simpang siur atas penangkapan saya, semoga klarifikasi ini dapat membantu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar
-
Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran
-
Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad
-
Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran
-
Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi
-
Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini
-
Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat