Suara.com - Buat siswa-siswi yang akan lulus tahun ini dan berminat mendaftar perguruan tinggi, harap mempersiapkan diri segera. Untuk masuk ke perguruan tinggi ada beberapa jalur. Salah satunya melalui tes UTBK-SBMPTN 2021. Agar lebih siap simak jadwal UTBK-SBMPTN 2021 berikut ini.
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) merupakan seleksi masuk perguruan tinggi yang dilakukan berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) beserta kriteria lainnya yang telah disepakati oleh PTN. Pelaksanaan SBMPTN 2021 dimulai setelah pembukaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021.
Pendaftaran akun LTMPT untuk mengikuti UTBK-SBMPTN 2021 akan dimulai awal bulan depan. Berikut adalah jadwal UTBK-SBMPTN 2021 beserta syarat dan alur pendaftaran UTBK-SBMPTN 2021.
Jadwal UTBK-SBMPTN 2021
Jadwal UTBK-SBMPTN 2021 ialah sebagai berikut:
- Kegiatan regristasi akun LTMPT dilaksanakan mulai 7 Februari sampai 12 Maret 2021
- Pendaftaran UTBK dan SBMPTN dibuka mulai tanggal 15 Maret sampai 1 April 2021
- Pelaksanaan UTBK dibagi dalam dua gelombang:
Gelombang 1 mulai tanggal 12 sampai 18 April 2021
Gelombang 2 mulai tanggal 26 April - 2 Mei 2021
Sementara itu, untuk pengumuman hasil seleksi jalur SBMPTN akan dilakukan pada tanggal 14 Juni 2021 Pukul 15.00 WIB.
Syarat peserta UTBK-SBMPTN 2021 ialah sebagai berikut:
- Memiliki akun LTMPT
- Siswa SMA/MA/SMK kelas 12 pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021)
- Lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan umur maksimal 25 tahun
Persyaratan ujian:
Baca Juga: Pilih Univesitas Favoritmu, Begini Cara Mendaftar SNMPTN 2021
- Peserta yang memilih prodi Saintek, akan mengikuti ujian TPS dan TKA Saintek
- Peserta yang memilih prodi Soshum, akan mengikuti ujian TPS dan TKA Soshum
- Peserta yang memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum), akan mengikuti ujian TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum
- Hasil UTBK 2021 hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2021
- Membayar biaya UTBK 2021. Untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum membayar Rp 200.000 dan kelompok ujian Campuran sebesar Rp 300.000
- Selama ujian, siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulusan tahun 2019, 2020 wajib membawa ijazah, sementara siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulusan tahun 2021 membawa Surat Keterangan Identitas pelajar dari sekolah.
Bagi siswa yang ingin mendaftar UTBK 2021 harap perhatikan alur pendaftaran UTBK 2021 dan jadwal UTBK-SBMPTN 2021 sebagai berikut:
- Registrasi dan membuat akun di laman LTMPT menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan tanggal lahir
- Login ke laman LTMPT menggunakan username, email dan password yang sudah terdaftar
- Memilih menu verifikasi dan validasi data calon mahasiswa (mengisi biodata, mengunggah pas foto berwarna terbaru dan verifikasi biodata)
- Memilih menu pendaftaran UTBK, memilih lokasi pusat UTBK PTN, jenis ujian, dan sesi ujian untuk mendapatkan slip pembayaran
- Membayar UTBK di bank (Mandiri, BNI, atau BTN) menggunakan slip pembayaran yang harus dilakukan paling lambat 1x24 jam
- Melakukan login kembali ke laman LTMPT
- Memilih menu pendaftaran UTBK dan mencetak kartu peserta
- Mengikuti UTBK sesuai dengan hari, tanggal sesi, dan lokasi pusat UTBK yang dipilih
Perhatikan syarat peserta SBMPTN 2021 berikut ini:
- Siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulusan tahun 2019, 2020 harus sudah memiliki ijazah. Bagi lulusan SMA sederajat luar negeri harus memiliki ijazah yang telah disetarakan.
- Mengikuti dan memiliki nilai UTBK 2021
- Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi
- Peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio
- Siswa diperbolehkan memilih dua program studi pada satu PTN atau masing-masing satu prodi di dua PTN.
Alur pendaftaran SBMPTN 2021 kurang lebih hampir sama dengan UTBK, alurnya ialah sebagai berikut:
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra
-
Geger! Anggota Komcad TNI Jual Senpi Ilegal SIG Sauer di Bali, Terbongkar Modusnya
-
7 Hal Penting Terkait Dicopotnya Dezi Setiapermana dari Jabatan Kajari Magetan
-
Sampah Sisa Banjir Menumpuk di Kembangan, Wali Kota Jakbar: Proses Angkut ke Bantar Gebang
-
Diperiksa 8 Jam Soal Kasus Korupsi Haji, Eks Stafsus Menag Irit Bicara
-
Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Panglima TNI Minta Maaf atas Insiden Truk TNI Himpit Dua Polisi Hingga Tewas
-
Plot Twist Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka: Sepakat Damai, Bentuknya Masih Abu-abu
-
Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif
-
Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III