"Polisi Capitol memiliki 2.200 petugas, tapi saya rasa kebanyakan mereka bukan tipe terlatih anti huru-hara atau SWAT. Pertanyaannya di sini adalah apakah pasukan federal akan *diizinkan* untuk membantu mereka." tulis Kovler.
Pada insiden yang terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat, melalui stafnya, Donald Trump menginstruksikan Garda Nasional untuk membantu mengamankan kerusuhan.
"Atas arahan Presiden @ realDonaldTrump, Pengawal Nasional sedang bekerja bersama dengan layanan perlindungan federal lainnya," tulis Kayleigh McEnany di akun Twitter-nya.
Kovler juga menyebutkan jika kelompok 3%ers, Proud Boys, Oathkeepers atau tipe boogaloo akan merebut Capitol. "Tetapi beberapa dari mereka akan mencoba. Dan orang akan mati." tulisnya
Ia juga ikut bertanya mengenai kemungkinan jika Donald Trump akan menjadi Presiden pertama yang dimakzulkan dua kali. "Malam ini, anggota Kongres dengan serius mempertimbangkannya." tulisnya.
Insiden kerusuhan tersebut tidak hanya menyita perhatian publik AS, namun juga para pemimpin di belahan dunia lain juga ikut mengecam.
"Pemandangan yang memalukan di Kongres AS. Amerika Serikat mewakili demokrasi di seluruh dunia dan sekarang sangat penting bahwa harus ada alih kekuasaan yang damai dan tertib," tulis Perdana Menteri Inggris Boris Johnson di Twitter.
Para pejabat Uni Eropa lainnya juga menunjukkan dukungan mereka untuk Biden pada hari Rabu, sementara ekstremis pro-Trump memaksa polisi Capitol Hill memberlakukan lockdown (larangan keluar masuk), dan mengganggu sertifikasi kemenangan presiden Biden.
"Saya percaya pada kekuatan institusi dan demokrasi Amerika. Transisi kekuasaan yang damai adalah intinya. @JoeBiden memenangkan pemilihan," tulis Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa, di Twitter.
Baca Juga: Kerusuhan di Gedung DPR AS, Massa Serang Media hingga Kamera Diinjak-injak
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
-
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak