Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, bahwa stok vaksin Covid-19 yang bakal disiapkan sebanyak 426 juta buah. Adapun target jumlah penduduk yang divaksin mencapai 181 juta orang.
Budi menjelaskan, bahwa 181 juta orang tersebut berasal dari pemilahan kategori penduduk. Angka itu di luar dari kategori penduduk ibu hamil, penduduk yang memiliki penyakit penyerta, hingga penduduk yang pernah terpapar Covid-19.
"(Itu) sekitar 7 juta orang, sehingga target vaksinasinya 181 juta orang," kata Budi dalam Raker dan RDP di Komisi IX, Kompleks Parlemen, Selasa (12/1/2021).
Budi menerangkan bahwa per individu membutuhkan dua dosis vaksin. Tahap vaksinasi pertama pemerintah akan memberikan kepada 1,48 juta tenaga kesehatan.
"Diharapkan ini bisa mulai besok minggu ini, kemudian rolling mudah-mudahan di akhir Februari ini bisa selesai. dan di seluruh dunia tahapannya ini sama," ujarnya.
Kemudian untuk tahap kedua, vaksinasi akan diberikan ke 17,4 juta petugas publik yang kerjanya bertemu dengan orang banyak setiap harinya. Ia mengakui kalau opsi tersebut berbeda dengan negara lain yang menempatkan lansia sebagai penerima vaksin tahap kedua.
Alasan Budi menempatkan lansia setelah petugas publik lantaran vaksin yang digunakan ialah Sinovac. Menurut uji klinisnya, Sinovac bisa digunakan hingga usia 59 tahun.
Sementara ia menargetkan vaksinasi untuk lansia itu sekitar Maret dan April 2021 di mana saat itu terdapat vaksin lainnya yang datang.
"Jadi kita akan mulai untuk petugas publik dan lansia itu sekitar bulan Maret-April. Kalau misalnya selesai diharapkan akhir April atau awal Mei kita bisa melakukan untuk seluruh masyarakat."
Baca Juga: Viral Tagar #TolakDivaksinSinovac, Kemenkes Akan Gandeng KOL Untuk Edukasi
Berita Terkait
-
Usai Nakes, 17,4 Juta Petugas Publik di Indonesia akan Divaksin Corona
-
Viral Tagar #TolakDivaksinSinovac, Kemenkes Akan Gandeng KOL Untuk Edukasi
-
Menkes: Butuh 426 Juta Vaksin Corona untuk 181 Juta Penduduk Indonesia
-
Besok Vaksinasi Covid-19: Tubuh Butuhkan Waktu Ciptakan Antibodi
-
Indonesia Mulai Vaksinasi Covid-19 Besok
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Kritik Pedas Ryaas Rasyid: Jakarta yang Obral Izin, Daerah yang Dapat Banjirnya
-
Proyeksi MRT Jakarta: Target Monas Beroperasi 2027, Kota Tua Menyusul 2029
-
Rakyat Tolak Pilkada via DPRD, Deddy Sitorus: Mereka Tak Mau Haknya Dibajak Oligarki
-
Keberatan dengan Eksepsi Nadiem, Jaksa: Tak Perlu Cari Simpati dan Giring Opini
-
Prabowo Wanti-wanti Atlet Jangan Pakai Bonus untuk Hal Negatif
-
Soal SPPG Terafiliasi Pejabat, BGN: Hak Semua WNI!
-
Buntut Demo Agustus 2025 di Depan Polres Jakut, 60 Terdakwa Dituntut 1 Tahun Penjara
-
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana
-
Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Lempar Batu Tak Terbukti, Jaksa Tetap Tuntut 60 Terdakwa
-
Tanggapi Survei LSI Denny JA, PKB Sebut Pilkada Lewat DPRD Bagian dari Demokrasi