Suara.com - Satu-satunya yang pasti dalam dunia fana adalah kematian. Namun, kematian juga menjadi misteri terbesar di dunia, karena semua makhluk tak bisa memprediksinya.
Layaknya suratan yang terjadi pada Sabtu (9/1) siang itu. Barangkali para penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 tujuan Jakarta-Pontianak masih dalam keadaan sehat, riang dan gembira.
Setidaknya, luapan emosi positif itu terlihat jelas dari salah satu akun media sosial milik salah seorang korban yang diduga ikut menjadi penumpang pesawat nahas tersebut.
Ya, unggahan video singkat itu tampak nyata dalam akun media sosial milik Ratih Windania yang tersebar secara cepat di dunia maya.
Dilihat dari data manifes, nama tersebut memang tercatat sebagai salah seorang penumpang.
Bahkan, akun tersebut sempat menuliskan kata-kata perihal ucapan "selamat tinggal keluarga semuanya, kita pulang kampung dulu".
Benar saja, korban bersama anggota keluarga lainnya di Bandara Internasional Soekarno Hatta itu tidak menyadari bahwa sesaat kemudian maut akan menjemput. Demikianlah takdir.
Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal keberangkatan tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya yakni 13.35 WIB disebabkan faktor cuaca.
Tak berselang lama tepatnya pukul 14.40 WIB, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak.
Baca Juga: Benarkah Ini Rekaman Sriwijaya Air SJ182 Sebelum Jatuh? Cek Faktanya
Tak terbayangkan betapa nahasnya kala itu, dengan ketinggian sekitar 11.000 kaki serta saat menambah ketinggian di 13.000 kaki, "burung besi" itu malah jatuh seketika.
Sontak kejadian bak petir di siang bolong itu membuat masyarakat awam hingga media internasional sekalipun mengutip pemberitaan dari dalam negeri terkait tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Pada awal mula laporan kejadian, memang belum ada info pasti dari pesawat keluaran 1994 tersebut. Namun, masyarakat terutama keluarga korban telah was-was perihal berita yang menyebar begitu cepat.
Raut wajah para kerabat penumpang pesawat tersebut baik di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta maupun di ruang tunggu Terminal Kedatangan Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (9/1) tampak begitu sedih
. Mereka berdoa sembari berharap ada keajaiban dari sang pencipta agar keluarga terkasih ditemukan dalam keadaan selamat.
Pencarian korban
Berita Terkait
-
Benarkah Ini Rekaman Sriwijaya Air SJ182 Sebelum Jatuh? Cek Faktanya
-
Buat Lelucon soal Tragedi Sriwijaya Air, Pria Ini Diciduk Polisi
-
2 Orang Lolos dari Maut Gegara Tak Mampu Bayar Tes PCR Sriwijaya Air SJ182
-
CEK FAKTA: Benarkah Ini Rekaman Situasi Sriwijaya Air SJ182 Sebelum Jatuh?
-
Detik-detik Sriwijaya Air SJ182 Kecelakaan, Mesin Hidup saat Jatuh
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik