- Kasus penyerangan Andrie Yunus menyoroti bahaya serius luka bakar kimia pada kulit dan potensi kerusakan mata permanen.
- Langkah vital pertolongan pertama adalah membilas area kontak dengan air mengalir minimal 20-30 menit untuk melarutkan zat kimia.
- Jangan menggunakan bahan penetral seperti cuka atau pasta gigi; segera cari bantuan medis profesional setelah pembilasan awal.
Suara.com - Kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus kembali menyoroti bahaya serangan menggunakan cairan kimia korosif. Serangan semacam ini dapat menyebabkan luka bakar serius pada kulit, bahkan kerusakan permanen pada mata jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Para tenaga medis menekankan bahwa penanganan cepat dalam beberapa menit pertama sangat penting untuk mengurangi tingkat kerusakan jaringan. Berikut beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika seseorang terkena air keras atau cairan kimia berbahaya.
1. Segera bilas dengan air mengalir
Langkah paling penting adalah segera membilas bagian tubuh yang terkena dengan air bersih yang mengalir selama minimal 20 hingga 30 menit. Pembilasan bertujuan mengencerkan dan menghilangkan sisa bahan kimia dari kulit sehingga kerusakan jaringan dapat diminimalkan.
2. Lepaskan pakaian atau benda yang terkontaminasi
Pakaian, jam tangan, cincin, atau aksesori lain yang terkena cairan kimia perlu segera dilepaskan. Benda-benda tersebut dapat menahan cairan korosif di permukaan kulit dan memperparah luka.
3. Hindari menggosok area luka
Korban tidak disarankan menggosok bagian tubuh yang terkena air keras. Tindakan tersebut dapat membuat cairan kimia menyebar ke area kulit lain dan memperburuk luka bakar.
4. Jika mengenai mata, segera bilas lebih lama
Apabila cairan mengenai mata, korban harus segera membilas mata dengan air bersih sambil membuka kelopak mata selama setidaknya 15 hingga 30 menit. Setelah itu, korban harus segera mendapatkan penanganan dari tenaga medis.
5. Jangan mencoba menetralkan dengan bahan lain
Penggunaan bahan lain seperti cuka, soda, pasta gigi, atau obat rumahan tidak dianjurkan. Upaya menetralkan cairan kimia tanpa pengetahuan yang tepat justru dapat memicu reaksi kimia tambahan yang memperparah luka.
6. Tutup luka dan segera cari bantuan medis
Setelah pembilasan awal, luka dapat ditutup dengan kain atau perban bersih secara longgar. Korban kemudian harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Tindakan paling penting dalam situasi ini adalah membilas area yang terkena dengan air mengalir secepat mungkin. Semakin cepat cairan kimia dibersihkan dari kulit atau mata, semakin besar peluang untuk mengurangi dampak cedera yang dialami korban.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Bongkar 86 Titik CCTV, Cari Jejak Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Bongkar 86 Titik CCTV, Cari Jejak Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor
-
Tim Advokasi: Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Adalah Percobaan Pembunuhan Berencana
-
Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Aktivis Kontras Diserang, Bukti Nyata Kemunduran Demokrasi?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor
-
Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan
-
Sempat Hilang Sebulan, Jejak Pembunuh Manusia Silver Berakhir di Rumah Kos Kediri
-
Promo BRI, Dapatkan Cashback Spesial Isi Bensin di SPBU BP
-
7 Toko Online Terpercaya yang Menjual Sepatu New Balance 530 dengan Harga Terbaik
-
Buntut Ucapan 'Kayak Sirkus', Ini 6 Poin Jawaban Deddy Sitorus
-
Prabowo Naikkan Tukin TNI jadi 90 Persen, Mensesneg: Bukan Perlakuan Istimewa
-
Sindikat Pencurian Spesialis Rumah Lansia Dibongkar, Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku
-
Berapa Kali Sehari Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat? Ini 4 Rekomendasi Produk
-
Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT