- Kasus Andrie Yunus KontraS disiram air keras di Jakarta Pusat menambah daftar panjang intimidasi aktivis.
- Sejumlah kasus teror terkenal meliputi pembunuhan Munir (2004) dan penyiraman Novel Baswedan (2017).
- Masyarakat sipil mendorong penegak hukum mengusut tuntas teror terhadap aktivis demi mencegah impunitas.
Suara.com - Kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus kembali memunculkan kekhawatiran soal keselamatan para aktivis di Indonesia. Serangan yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal itu menambah panjang daftar intimidasi dan kekerasan yang pernah dialami para pembela hak asasi manusia dan aktivis antikorupsi di Tanah Air.
Berikut sejumlah kasus teror terhadap aktivis yang pernah menyita perhatian publik:
1. Pembunuhan Aktivis HAM Munir (2004)
Pendiri KontraS Munir Said Thalib meninggal dunia pada 7 September 2004 dalam penerbangan menuju Belanda setelah diracun arsenik. Kasus ini menjadi salah satu pembunuhan aktivis paling terkenal di Indonesia dan hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan mengenai aktor intelektual di baliknya.
2. Penyerangan terhadap Aktivis ICW Tama Satrya Langkun (2010)
Aktivis antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) ini diserang empat orang tak dikenal di Jakarta Selatan pada Juli 2010. Tama mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam saat dalam perjalanan pulang pada dini hari.
3. Teror terhadap Pegawai KPK (2012–2016)
Sejumlah penyidik dan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi mengalami berbagai bentuk teror ketika menangani kasus-kasus korupsi besar, mulai dari ancaman, pembuntutan, hingga pelemparan bom molotov di sekitar rumah mereka.
4. Penyiraman Air Keras terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan (2017)
Baca Juga: Usut Teror Air Keras Andrie Yunus, TAUD Desak Presiden Prabowo Bentuk Tim Investigasi Independen
Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017 setelah salat Subuh di dekat rumahnya di Jakarta. Serangan ini menyebabkan kerusakan serius pada mata Novel dan memicu kecaman luas dari masyarakat sipil.
5. Teror Bom terhadap Pimpinan KPK (2019)
Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif diteror bom molotov oleh orang tak dikenal pada Januari 2019. Peristiwa tersebut terjadi ketika KPK tengah menangani sejumlah perkara korupsi besar.
6. Tekanan Hukum terhadap Aktivis Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti (2021–2023)
Kedua aktivis HAM ini dilaporkan ke polisi setelah membahas dugaan konflik kepentingan bisnis tambang di Papua dalam sebuah diskusi yang diunggah ke media sosial. Kasus ini memicu perhatian publik karena dinilai berkaitan dengan kebebasan berekspresi.
7. Intimidasi terhadap Aktivis HAM Veronica Koman (2019–2021)
Berita Terkait
-
Usut Teror Air Keras Andrie Yunus, TAUD Desak Presiden Prabowo Bentuk Tim Investigasi Independen
-
Jangan Sampai Terlambat, Ini 6 Langkah Cepat Pertolongan Pertama Saat Terkena Air Keras
-
Polda Metro Jaya Bongkar 86 Titik CCTV, Cari Jejak Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor
-
Tim Advokasi: Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Adalah Percobaan Pembunuhan Berencana
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!