Suara.com - Apakah kalian tahu apa itu kebutuhan sekunder manusia? Lantas faktor apa yang mempengaruhinya? Simak penjelasan berikut ini.
Manusia hidup tentu membutuhkan berbagai kebutuhan. Mulai dari makanan, pakaian, hingga ponsel adalah contoh hal-hal yang dibutuhkan oleh sebagian orang. Bahkan dalam pratiknya, kebutuhan dibagi menjadi tiga yakni kebutuhan primer, sekunder dan tersier.
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang memiliki prioritas tinggi sebagai kebutuhan dasar manusia seperti sandang, pangan, dan papan. Namun, bukan berarti kebutuhan sekunder tidak lebih penting dari kebutuhan primer. Berikut ini penjelasan mengenai kebutuhan sekunder manusia.
1. Pengertian Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder berperan sebagai penunjang kebutuhan primer. Sehingga keberadaannya berada di bawah kebutuhan primer. Jika dalam kehidupan Anda telah memenuhi kebutuhan primer, maka selanjutnya bisa memilih untuk melengkapi kebutuhan sekunder Anda.
Meskipun apabila tidak memenuhi kebutuhan sekunder tidak akan mengancam nyawa, namun jika tak dipenuhi juga bisa mengganggu kegiatan maupun aktivitas Anda sehari-hari. Sebab, kebutuhan sekunder ini berbeda-beda setiap orang tergantung masing-masing individu.
Umumnya, kebutuhan sekunder bersifat psikologis seperti kebutuhan akan pengasuhan, kemandirian, dan pencapaian. Memilih kebutuhan sekunder ini juga sekaligus mengajarkan manusia untuk tidak impulsif dalam membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan.
2. Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Sekunder
- Perkembangan Zaman
Seiring perkembangan zaman yang kian maju, tentu kebutuhan sekunder manusia berubah. Hal yang semula dirasa tidak begitu penting, kini menjadi sebuah kebutuhan pelengkap yang harus dimiliki. Misalnya, alat-alat elektronik dan komunikasi untuk menunjang kelancaran aktivitas. - Faktor Lingkungan
Setiap orang tentu memiliki lingkungan dan tempat tinggal yang berbeda. Hal ini juga turut mempengaruhi kebutuhan sekunder. Misalnya, seseorang tinggal di daerah dengan lima musim tentu jenis pakaian, cara bertahan hidup, berbeda dengan mereka yang tinggal di wilayah dua musim. Sehingga kebutuhan sekunder yang dimiliki juga berbeda. - Agama
Agama juga berperan penting dalam menentukan jenis kebutuhan sekunder seseorang. Misalnya, seorang muslim tentu memiliki kebutuhan sekunder yang berbeda dengan seseorang beragama Kristen, Hindu, Budha, maupun Katolik. Cara beribadah yang berbeda juga turut mempengaruhi pemilihan kebutuhan sekunder ini. Misalnya, seorang muslim butuh mukena, sarung, dan Alquran untuk menjalankan ibadahnya sedangkan seseorang beragama Kristen hanya perlu datang ke gereja membawa Alkitab dan berpakaian rapi untuk berdoa.
Selain ketiga faktor di atas, faktor lain seperti adat istiadat dan norma di dalam masyarakat juga berpengaruh terhadap kebutuhan sekunder seseorang.
Baca Juga: Kebutuhan Primer Manusia
Seperti itulah penjelasan mengenai kebutuhan sekunder manusia. Apakah Anda sudah paham?
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata