Suara.com - Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo bakal mempermudah akses masyarakat saat ingin mengadukan atau melaporkan suatu kejadian kepada kepolisian. Akses tersebut nantinya ditata melalui layanan darurat atau hotline.
Ia mengatakan, penataan tersebut merupakan penerapan nomor hotline tunggal yanng berlaki secara nasional. Dengan begitu, bukan hanya masyarakat yang mudah mengakses aduan, melainkan polisi juga dapat segera merespons.
"Jadi diharapkan ke depan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri semudah memesan pizza," kata Listyo dalam fit and proper test di Komisi III DPR, Rabu (20/1/2021).
Listyo menjelaskan, hotline tidak hanya tersambung secara nasional. Nantinya nomor tunggal darurat itu akan dikoneksikan dengan sistem panic button serta mobil patroli milik kepolisian.
"Sehingga begitu ada masyarakat yang kemudian menghubungi kami maka anggota yang berada di lokasi terdekat dengan masyarakat tersebut bisa segera datang," kata Listyo.
"Ini adalah juga bagian dari bentuk respons cepat dari petugas kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan kehadiran Polri," tandasnya.
Berita Terkait
-
Delapan Janji Komjen Listyo Jika Jadi Kapolri, Salah Satunya Berkeadilan
-
Saat di Banten, Calon Kapolri Sigit Wajibkan Anggota Belajar Kitab Kuning
-
Jadi Calon Kapolri, Ini Alasan Komjen Listyo Tak Mau Polisi Tilang di Jalan
-
Jika Jadi Kapolri, Listyo Sigit Tak Mau Polisi Tilang Pengendara di Jalanan
-
Didampingi Senior dan Junior, Komjen Listyo Sigit Nyatakan Polri Solid
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik