Suara.com - Donald Trump meninggalkan surat yang disebut sangat murah hati kepada Joe Biden, meskipun tak menghadiri upacara pengambilan sumpah sebagai presiden Amerika Serikat ke-46.
Menyadur USA Today, Kamis (21/1/2021) juru bicara Gedung Putih Judd Deere mengonfirmasi pada hari Rabu sebelum Biden mengambil sumpah bahwa Trump meninggalkan surat untuk penggantinya.
Presiden AS biasanya meninggalkan surat ucapan selamat dan dukungan di Oval Office untuk penggantinya, namun sejumlah pihak meragukan Trump akan melakukan hal tersebut.
Pihak Gedung Putih tidak merilis ada yang dituliskan oleh Trump kepada Biden, hanya mengungkapkan: "Itu adalah surat antara 45 dan 46," kata Deere.
Kemudian pada hari Rabu setelah pelantikan, Joe Biden membenarkan bahwa dia menerima surat itu, mengatakan kepada wartawan dari Oval Office bahwa isi surat itu "sangat murah hati."
"Presiden menulis surat yang sangat murah hati," kata Biden. "Karena ini pribadi, saya tidak akan membicarakannya sampai saya berbicara dengannya. Tapi itu murah hati." jelas Biden.
Wakil Presiden Mike Pence juga meninggalkan secarik surat untuk penggantinya, Kamala Harris, sekaligus wapres wanita pertama di AS.
Di masa lalu, presiden meninggalkan secarik surat kepada penggantinya untuk menggarisbawahi pentingnya pekerjaan dan penghargaan, kesulitan dan kesepian yang terkadang menyertainya.
Surat tersebut juga secara umum mengesampingkan keberpihakan pada pemilihan dan menawarkan dukungan untuk kepresidenan yang sukses.
Baca Juga: Joe Biden Jadi Presiden Baru AS, Trump Tak Hadiri Pelantikan
Presiden George W Bush menulis surat kepada Presiden Barack Obama, yang ditinggalkan di Meja Resolusi di Oval Office, memperingatkan Obama bahwa akan ada "saat-saat yang sulit", bahwa para pengkritiknya akan "mengamuk", bahwa "'teman-temannya' akan mengecewakan."
Tapi Bush menulis, "Anda akan memiliki Tuhan Yang Mahakuasa untuk menghibur Anda, keluarga yang mencintai Anda, dan negara yang menarik Anda, termasuk saya."
Obama mengikuti tradisi tersebut pada tahun 2017, mengingatkan Trump dalam catatannya bahwa presiden adalah penghuni "sementara" di Sayap Barat.
"Itu membuat kita menjadi penjaga institusi dan tradisi demokrasi - seperti supremasi hukum, pemisahan kekuasaan, perlindungan yang sama dan kebebasan sipil - yang diperjuangkan oleh leluhur kita,
"Terlepas dari dorongan dan tarikan politik sehari-hari, terserah kita untuk meninggalkan instrumen demokrasi kita setidaknya sekuat yang kita temukan." tulis Obama.
Presiden George HW Bush menulis kepada Presiden Bill Clinton pada tahun 1993, mengatakan bahwa dia "tidak pernah merasakan kesepian yang digambarkan oleh beberapa Presiden."
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
-
Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya
-
Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia