Suara.com - Stevanus Mella dan Benny Kurniawan dianiaya orang tidak dikenal (OTK) saat sedang mencari sinyal wifi di dekat sekolah. Kedua korban merupakan warga Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.
Akibat penganiayaan tersebut, korban Stevanus meninggal dunia akibat luka yang diderita. Sedangkan Benny yang sempat melarikan diri mengalami luka di bagian kepala. Saat ini ia dirawat di Puskesmas Kenyam.
Peristiwa terjadi pada Kamis (21/1/2021) sekitar pukul 22.30 WIT malam. Insiden terjadi saat mereka berada di jalan masuk ke SMAN1 Kenyam untuk mendapatkan sinyal WiFi.
Mereka didatangi empat warga yang meminta rokok ke Benny. Saat hendak diberikan dari belakang ada yang mengayunkan parang. Korban (Benny) berupaya menghindar dan melarikan diri.
Benny yang mengalami luka meminta tolong kepada warga. Ia kemudian dibawa ke Polsek Kenyam.
Petugas lalu mendatangi lokasi kejadian menemukan Stevanus dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolres Nduga AKBP Dorodjat Daimboa ketika dihubungi dari Jayapura membenarkan peristiwa itu.
"Sabar ya, laporan lagi disiapkan, " kata AKBP Daimboa, Jumat (22/1/2021).
Jenazah Stevanus dijadwalkan dievakuasi ke Atambua melalui Timika, sedangkan Benny dirawat di Puskesmas Kenyam. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP