Suara.com - Sosok Elon Musk dikenal sebagai pengusaha sukses hingga ia terpilih menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Dua perusahaan besarnya, Tesla dan SpaceX membawa proyek super ambisius yang kini semakin berkembang.
Kemudian banyak orang yang penasaran, seperti apa rasanya kerja di perusahaan besar milik Elon Musk?
Menyadur CNBC Rabu (27/01), Musk adalah orang yang sangat ambisius dan pekerja keras. Ia bahkan pernah mengumpulkan karyawannya untuk rapat di hari Minggu pada pukul 1 dini hari.
Saat itu, ia mengumpulkan orang-orang kepercayaannya di pabrik pesawat ruang angkasa SpaceX di pantai Boca Chida, Texas untuk menanyakan, mengapa pabriknya tak bisa beroperasi 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu?
Segera setelah rapat dini hari itu atau 48 jam setelah Musk bertanya, pabriknya merekrut 252 orang untuk bekerja dalam shift agar bisa membangun roket Starship tanpa henti.
Sketsa tersebut menceritakan tentang bagaimana rasanya bekerja untuk Elon Musk.
Presiden SpaceX, Gwynne Shotwell yang bergabung dengan perusahaan pada tahun 2002 sebagai karyawan No. 7 mengatakan dia masih suka bekerja untuk Musk, hingga saat ini.
"Tidak diragukan lagi bahwa Elon sangat agresif tapi terus terang dan itu mendorong kami untuk melakukan hal-hal yang lebih baik dan lebih cepat," kata Shotwell dalam TED talk 2018.
Shotwell mengatakan hal yang paling penting ketika bekerja dengan Elon Musk adalah selalu mendengarkan dan tak boleh menolak ide-ide Musk yang kadang sedikit gila.
Baca Juga: Pacar Elon Musk Siap Bikin Pengguna Android Tidur Nyenyak
"Pertama, ketika Elon mengatakan sesuatu, Anda harus berhenti sejenak dan tidak langsung berseru 'tidak mungkin'. Sebaiknya Anda menutupinya dan mulai memikirkan cara untuk menyelesaikannya," kata Shotwell.
Wanita yang bekerja lebih dari satu dekade dengan Elon Musk ini menekankan pentingnya bergerak cepat agar bisa mengimbangi ide-ide Musk yang menembus batasan manusia pada umumnya.
"Saya pikir sepanjang waktu dan semua uang di dunia tidak menghasilkan solusi terbaik, jadi memberikan tekanan pada tim untuk bergerak cepat sangatlah penting."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Pecah Kongsi! Rustam Effendi Kecewa Eggi Sudjana Sebut Jokowi Orang Baik Usai Kasus Dihentikan
-
DPRD DKI Dukung Rute Baru Transjabodetabek untuk Kurangi Macet Jakarta
-
Rustam Effendi Sebut Eggi Sudjana Musuh dalam Selimut, di TPUA Dia Duri dalam Daging!
-
Kepala Daerah yang Di-endorse Jokowi Ditangkap KPK, Bukti Pengaruh Politik Memudar Pasca Lengser?
-
BGN Tegaskan Program MBG Tak Ganggu Pendidikan, Anggaran dan Program Justru Terus Meningkat
-
Misi Berbahaya di Pongkor: Basarnas Terjang 'Lubang Maut' Demi Evakuasi 3 Penambang
-
Jaksa Agung Tindak Tegas 165 Pegawai Nakal Sepanjang 2025: 72 Orang Dijatuhi Hukuman Berat
-
DPR Mulai Belanja Masukan RUU Pemilu, Pastikan Soal Isu Pilpres Via MPR Tak Bakal Dibahas
-
BNI Dorong UMKM Manfaatkan AI untuk Perkuat Daya Saing Digital hingga Ekspor
-
Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?