Suara.com - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, mendukung rencana PT Freeport Indonesia melakukan vaksinasi Covid-19 secara mamdiri kepada karyawan dan keluarganya dalam upaya memutus mata rantai penularan virus.
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob di Timika, Sabtu (30/1/2021) mengatakan manajemen Freeport saat ini sedang berupaya meminta izin dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk bisa mengadakan vaksinasi mandiri.
"Kalau memang itu bisa dilakukan tentu akan sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mimika. Sehingga penularan Covid-19 di Mimika yang selama ini menjadi zona merah bisa segera diputus mata rantainya," kata John Rettob.
Ia berharap usulan Freeport untuk bisa melakukan vaksinasi mandiri di lingkungan perusahaan, maupun keluarga karyawan yang bermukim di Kota Timika bisa segera mendapatkan restu dari Kemenkes dan Satgas Covid-19 tingkat nasional.
"Kami memang terus berdiskusi soal ini bagaimana caranya untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mimika. Sudah tentu kalu semua karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya serta keluarga mereka mendapat vaksin tentu memberi efek dan pengaruh yang sangat besar bagi Kabupaten Mimika," jelasnya.
Saat ini terdapat sekitar 15.000 karyawan permanen Freeport dan karyawan perusahaan subkontraktornya yang bermukim di wilayah dataran tinggi Mimika yaitu Tembagapura dan sekitarnya.
Sementara karyawan yang bermukim di wilayah dataran rendah yaitu Kuala Kencana, Pelabuhan Portsite Amamapare, Mile 39, termasuk keluarga karyawan yang berdomisili di Kota Timika diperkirakan mencapai jumlah 24 ribu jiwa.
Dengan jumlah jiwa yang sangat besar itu, kata John Rettob, maka upaya untuk melakukan vaksinasi mandiri di lingkungan PT Freeport sangat membantu memberikan perlindungan maksimal tidak saja bagi komunitas Freeport tapi juga masyarakat Mimika pada umumnya dari ancaman terpapar Covid-19.
"Kami tentu sangat mengapresiasi hal ini dan berharap perizinannya bisa segera diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan dan Satgas COVID-19 tingkat nasional," tuturnya.
Baca Juga: Penelitian 'Anjing Bernyanyi' di Pegunungan Papua Berlanjut
Mimika sendiri menargetkan 80 persen dari total populasi penduduknya yang mencapai jumlah sekitar 300.000 jiwa bisa menerima vaksinasi Covid-19.
Adapun jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Mimika hingga 27 Januari 2021 sudah mencapai 4.159 kasus.
Dari jumlah kumulatif kasus itu, pasien sembuh sebanyak 3.689 orang dan kasus meninggal dunia sebanyak 38 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!