Suara.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meresmikan PPTR Expo 'Menjawab Publik' 2021. Hal tersebut digelar sebagai bentuk keterbukaan Kementerian ATR/BPN dalam menjawab segala pertanyaan masyarakat terkait masalah pengendalian dan penertiban tanah dan ruang.
Direktur Jenderal Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Budi Situmorang menjelaskan selama ini masyarakat kerap dibuat bingung dengan adanya isu seperti sertifikat elektronik yang beredar di media sosial. Menurutnya, 'keributan' yang lahir di media sosial itu seolah memperlihatkan ada jarak antara pihaknya dengan masyarakat.
"Jadi ini makanya kami melakukan menjawab publik. Jadi sebelum publik bertanya harusnya kami menunggu dulu. Tapi kami sekarang berinisiatif, apa yang kami kerjakan selama beberapa tahun ini akan kami sampaikan kepada publik melalui lobi yang sederhana ini," kata Budi saat menyampaikan sambutannya di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021).
Keterbukaan Kementerian ATR/BPN itu juga didukung oleh perangkat digital sehingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya. PPTR Expo 2021 Menjawab Publik akan digelar dari Februari hingga Maret.
Adapun jadwal bagian pengendalian ruang akan digelar pada 8-11 Februari 2021, jadwal bagian tanah terlantar akan digelar pada 15-19 Februari 2021. Bagian pengendalian hak tanah sawah dan pulau-pulau kecil terluar pada 22-26 Februari 2021 dan bagian penertiban ruang digelar pada 1-5 Maret 2021.
Nantinya masing-masing dari direktorat akan menyampaikan kinerjanya selama ini serta memberikan kesempatan tanya jawab untuk masyarakat yang mudah diakses melalui media sosial.
"Jadi kami berharap kami akan mendapat benefit, masukan yang lebih riil di lapangan, seperti apa tuntutan dan kebutuhan masyarakat kepada direktorat pengendalian dan penerbitan tanah dan ruang," ujarnya.
Dalam PPTR Expo 2021 itu juga terhadap talkshow tentang pengendalian pemanfaatan ruang di kawasan sekitar danau prioritas. Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kementerian ATR/BPN Wisnubroto Sarosa menjelaskan pihaknya harus mensosialisasikan rencana tata ruang.
Pihaknya mengenalkan zona-zona mana saja yang boleh dan tidak untuk pembangunan.
Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 111 Pulau Kecil, Agar Tak Dicaplok Asing
"Kita mengenalkan situ danau dan waduk. Karena dia cekungan airnya tapi ditampung pada saat musim kemarau kita punya simpanan air," ucapnya.
"Sosialisasinya ada pemahaman orang mana yang penting mana yang tidak penting supaya korporasi tahu yang boleh dan apa yang tidak boleh pada zona-zona tertentu," sambung dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar