Suara.com - Pemerintah dinilai harus berhati-hati ketika melibatkan 10 ribu prajurit TNI untuk menjadi petugas vaksinator demi mempercepat program vaksinasi Covid-19.
Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan, gagasan ini tidak masalah, namun setiap prajurit harus mendapatkan pelatihan yang ketat sebelum bertugas menjadi vaksinator.
"Latihan sertifikasi dan supervisinya harus baik agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan, sekecil apapun harus dihindari, saya yakin TNI-Polri sebagai organisasi yang disiplin akan memberikan prajurit terbaiknya," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Kamis (11/2/2021).
Selain TNI, Dicky juga mengusulkan pemerintah menggandeng sejumlah organisasi masyarakat yang memiliki bidang kesehatan.
"Seperti NU, Muhammadiyah, LDII, mereka punya SDM kesehatan yang bisa dimanfaatkan termasuk organisasi Kristen, Yayasan Buddha Tzu Chi dan lainnya, pengaturannya harus merujuk pada undang-undang," sebutnya.
Meski begitu, Dicky berpesan agar saat bertugas harus ada dokter sebagai penanggung jawab yang mengawasi kinerja para vaksinator bantuan ini.
"Nanti Dinkes kabupaten/kota yang akan menjadi koordinator suapaya efektif, jangan bergerak sendiri, jadi setiap 10 perawat itu ada seorang dokter sebagai supervisornya," tegasnya.
Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan saat ini TNI telah memiliki 1.008 vaksinator terverifikasi dan akan meningkatkan jumlah tersebut dengan melatih 10.000 vaksinator baru.
"TNI akan segera melaksanakan pelatihan TOT (Training of Trainer) bagi 10.000 Vaksinator yang akan disebar di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan vaksinator Covid-19,” kata Panglima Hadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021).
Baca Juga: 10 Ribu Tentara Bakal Jadi Vaksinator Covid-19, Ini Kata Panglima TNI
Selain itu TNI akan mengerahkan 27.866 Babinsa, 1.768 Babinpotmar, dan 102 Babinpotdirga di 7 provinsi di Jawa-Bali untuk mengawal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Jawa-Bali.
Menteri Kesehatan Budi Sadikin berharap para tracer, vaksinator, dan petugas penegak prokes dari TNI ini bisa turut membantu penanganan pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
Event Modifikasi di Masa Pandemi Covid-19 Bertumpu Pada Sektor Digital
-
CDC: Masker yang Pas Bisa Lindungi Diri dari Covid-19 Sampai 95 Persen
-
Evaluasi Kaltim Steril; Kasus Covid Turun di Akhir Pekan, Senin-Selasa Naik
-
Tiga Hari Terakhir, Kasus Positif Covid-19 Balikpapan Melandai
-
Said Didu Soroti Pidato Prabowo Soal Siap Berkorban dan 4 Berita SuaraJogja
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar